3 Juni 2026

Satgas Damai Cartenz 2026 Amankan Heluka Terduga Anggota Kelompok Bersenjata di Yahukimo

0
image

Yahukimo – PAPUA PEGUNUNGAN  – Baraberita.com – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 telah mengamankan seorang terduga anggota kelompok bersenjata bernama Meno Heluka. Operasi penangkapan dilakukan pada Senin pagi kemarin (23/02/2026) di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan.

Meno Heluka berhasil diamankan di area Pasar Baru. Sebelumnya, ia telah terpantau selama kurang lebih dua hari berada di sekitar Terminal 88 dan diduga akan bergeser ke arah wilayah Korowai. Tim Gakkum Unit Yahukimo telah melakukan penyelidikan serta pemantauan lapangan sebelum mengambil tindakan yang akhirnya berhasil mengamankan sang terduga.

Setelah penangkapan, Meno Heluka dibawa ke Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan intensif dan pendalaman informasi lebih lanjut. Proses ini dilakukan guna mengungkap seluruh dugaan yang melekat pada dirinya.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, SIK., M.T., menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan pengembangan informasi yang telah dilakukan di lapangan.

“Tim telah melakukan monitoring dan pendalaman terhadap pergerakan yang bersangkutan. Saat dipastikan keberadaannya, personel langsung bergerak cepat dan terukur sehingga Meno Heluka berhasil diamankan tanpa menimbulkan gangguan terhadap situasi kamtibmas di sekitar lokasi,” ujarnya pada hari Selasa (24/02/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan dari penyidik, Meno Heluka diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025. Korban merupakan prajurit TNI AD yang bertugas sebagai Babinsa di wilayah Yahukimo.

Serka Segar Mulyana memiliki tanggung jawab melaksanakan pembinaan teritorial serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Insiden penembakan terjadi ketika ia sedang menjalankan tugas negara dalam rangka mendukung stabilitas keamanan di daerah yang tergolong rawan gangguan bersenjata.

Selain dugaan keterlibatan dalam peristiwa penembakan, Meno Heluka diketahui sebagai salah satu anggota inti dari kelompok Kopitua Heluka. Kelompok ini termasuk dalam pemetaan aparat sebagai kelompok yang aktif melakukan aksi kekerasan bersenjata di wilayah Pegunungan Papua.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., SIK., M.H., menegaskan bahwa penindakan terhadap anggota kelompok bersenjata akan terus dilakukan secara terukur dan profesional.

“Setiap individu yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap aparat maupun masyarakat sipil akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Penegakan hukum ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Papua,” jelasnya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa pengamanan Meno Heluka merupakan hasil kerja keras personel dan koordinasi yang solid antar unsur di lapangan.

“Kami terus melakukan pemetaan dan profiling terhadap jaringan yang masih aktif. Pemeriksaan terhadap Meno Heluka saat ini difokuskan untuk mendalami peran yang bersangkutan serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan kelompok tersebut,” katanya. Saat ini, Meno Heluka berada di Ruang Sat Reskrim Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Aparat memastikan seluruh proses hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur guna mengungkap secara menyeluruh dugaan keterlibatannya dalam rangkaian aksi kekerasan di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.

Laporan : Atriani Luas 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!