Suami Istri Asal Medan Mati Terbakar di Prona III Balikpapan

Balikpapan – KALTIM – Baraberita.com – Kebakaran hebat terjadi di Jalan Prona III No. 66 RT. 19 Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, pada Minggu (02/11/2025) dini hari. Kebakaran tersebut menghanguskan satu unit rumah dan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Korban yang meninggal dunia adalah Djaman Tampubolon (76) dan Yetty Magdalena Purba (69), pasangan suami istri yang tinggal di rumah tersebut. Mereka ditemukan meninggal dunia di dalam rumah yang terbakar.
Menurut saksi mata, Mulyanto, api pertama kali terlihat di ruang tengah rumah korban sekitar pukul 04.15 Wita. Ia mencoba mendobrak jendela kamar untuk menyelamatkan korban, tetapi tidak bisa masuk karena ada teralis besi.
Mulyanto kemudian berteriak meminta tolong dan memberitahu warga sekitar. Saksi lain, Adi Sucipto, langsung menghubungi pemadam kebakaran dan Polsek Balikpapan Selatan.
Pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 04.45 Wita dan langsung melakukan pemadaman api dengan bantuan warga sekitar dan pihak kepolisian. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.30 Wita.
Unit Inafis Sat Reskrim Polresta Balikpapan melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti kebakaran. Korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo untuk dilakukan visum.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik (kosleting) yang berasal dari kamar tidur korban.
Kegiatan pemadaman api dan penyelidikan berjalan lancar dan situasi aman terkendali. Personil yang hadir di TKP antara lain Pammat Dit Samapta Polda Kaltim, Sar Brimobda Polda Kaltim, Pamapta Polresta Balikpapan, dan BPBD Kota Balikpapan.
Kebakaran ini merupakan peringatan penting akan pentingnya keselamatan kebakaran dan tindakan pencegahan. Pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.
Korban meninggal dunia akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Semoga keluarga korban dapat menerima kejadian ini dengan tabah dan sabar.
Kebakaran ini juga menimbulkan kerugian material yang cukup besar. Namun, yang terpenting adalah nyawa manusia yang tidak dapat digantikan.
Laporan : OBID SETIAWAN
