8 Oktober 2026

Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun, Polresta Lombok Tengah Lakukan Penyelidikan

0
20261007_153518_471906cc

Lombok Tengah — NTB — Baraberita.com — Kepolisian Resor Kota Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat, sedang meneliti kasus kematian seorang perempuan berinisial M, berusia 57 tahun. Korban ditemukan dalam kondisi terbakar di areal perkebunan Dusun Lendang Paok, Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, pada Selasa (06/10/2026) malam.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Lombok Tengah AKP Punguan Hutahaean menyatakan, pihaknya telah mengerahkan tim ke lokasi kejadian untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Penyelidikan berjalan secara teliti mengingat jenazah korban mengalami luka bakar yang cukup parah.

“Kami telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara bersama Tim Identifikasi Polresta Lombok Tengah guna mengetahui secara pasti penyebab kematian korban,” ujar Punguan saat dikonfirmasi di Praya, Kamis (07/10/2026).

Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan dari keluarga dan saksi, korban terakhir kali bertemu anak serta cucunya sekitar pukul 10.00 Wita. Pada saat itu, korban menyampaikan niatnya pergi ke kebun untuk membakar sampah-sampah kering.

Sekitar pukul 14.00 Wita, cucu korban melihat kepulan asap dan api yang cukup besar naik dari arah kebun. Namun saat itu, ia belum mengetahui bahwa neneknya berada tepat di lokasi yang terbakar.

Keluarga mulai merasa cemas dan mencari keberadaan korban setelah lama tidak kembali ke rumah. Pencarian dilakukan ke berbagai arah hingga akhirnya berlangsung sekitar pukul 18.30 Wita.

Di lokasi perkebunan tersebut, korban ditemukan dalam kondisi sudah terbakar. Api masih menyala di sekitar tubuh korban saat ditemukan warga, sehingga segera dilakukan upaya pemadaman menggunakan air yang dibawa dari tempat terdekat.

“Sekitar pukul 14.00 Wita, cucu korban memang melihat api cukup besar di kebun, namun ia tidak menyangka neneknya berada di sana,” jelas Punguan mengulang keterangan saksi.

Polisi tiba di lokasi tak lama setelah menerima laporan dari warga. Petugas langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh di sekitar tempat kejadian guna mengumpulkan segala sesuatu yang dapat menjadi petunjuk.

Dari pemeriksaan awal, ditemukan dua benda di lokasi kejadian. Benda tersebut berupa sebilah golok dan satu botol minuman berenergi yang diduga milik korban.

Hingga saat ini, penyidik belum menarik kesimpulan apapun mengenai keterkaitan kedua benda tersebut dengan peristiwa yang menimpa korban. Semua kemungkinan masih terbuka dan sedang diteliti satu per satu.

“Kami mendatangi lokasi segera setelah laporan masuk. Ditemukan golok dan satu botol minuman berenergi, namun kami masih menyelidiki peran benda-benda ini dalam peristiwa tersebut,” tambahnya.

Penyebab pasti kematian serta waktu terjadinya peristiwa belum dapat dipastikan. Polisi masih mengupayakan pemeriksaan lebih lanjut terhadap jenazah guna mendapatkan gambaran utuh mengenai apa yang dialami korban.

“Kami berkoordinasi dengan keluarga untuk pemeriksaan lebih lanjut jenazah. Segala sesuatu akan didasarkan pada hasil penyelidikan yang objektif,” tegas Punguan. Polisi berjanji akan mengungkap fakta secara menyeluruh dan transparan.

Laporan : Suprianto Ali

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!