19 April 2026

Rumah Warga di Pringsewu Rusak Parah Tertimpa Material Pembongkaran Gedung Walet

0
rumah-warga-di-pringsewu-rusak-tertimpa-material-bongkaran-gedung-walet-polisi-selidiki

Pringsewu – LAMPUNG – Baraberita.com -Sebuah rumah milik warga di Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, mengalami kerusakan parah usai tertimpa material bangunan yang berasal dari proses pembongkaran gedung walet di lokasi berdekatan. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran warga sekitar terkait aspek keamanan dalam pelaksanaan kegiatan konstruksi maupun pembongkaran bangunan di wilayah tersebut.

Peristiwa nahas itu terjadi pada hari Sabtu kemarin, 18 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Pada saat kejadian, sejumlah material bangunan yang sedang dibongkar tidak dapat dikendalikan dan jatuh tepat mengenai bagian bangunan tempat tinggal warga tersebut. Akibatnya, sejumlah bagian penting rumah mengalami kerusakan yang cukup serius.

Material yang jatuh menghantam langsung bagian dapur dan satu kamar tidur yang ada di dalam rumah milik Darmono, seorang pegawai negeri sipil yang bertugas di salah satu instansi pemerintahan di daerah itu. Bagian yang terkena benturan langsung mengalami kerusakan struktural yang membutuhkan perbaikan besar-besaran.

Beruntung, saat insiden berlangsung, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang melaksanakan tugas pekerjaan di luar lokasi. Kondisi ini menjadi kabar baik karena tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka yang dilaporkan akibat kejadian yang menimpa tempat tinggal tersebut.

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material yang ditimbulkan akibat insiden ini cukup signifikan. Berdasarkan perhitungan awal yang dilakukan oleh pemilik rumah dan pihak terkait, total kerugian yang dialami ditaksir mencapai angka Rp50 juta. Nilai tersebut meliputi kerusakan bangunan dan perabotan di dalamnya.

Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora yang mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunus Saputra membenarkan telah terjadinya insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian mendapatkan laporan resmi dari masyarakat terkait kejadian ini tidak lama setelah peristiwa berlangsung.

Setelah menerima laporan, pihak kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan langkah-langkah penanganan yang diperlukan. Tim kepolisian yang diturunkan terdiri dari petugas kepolisian dan penyidik yang bertugas untuk menangani kasus yang terjadi di wilayah hukum Pringsewu.

“Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan langkah-langkah kepolisian, termasuk mengamankan tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi serta melakukan penyelidikan awal,” ujar Ramon saat memberikan keterangan kepada wartawan di lokasi kejadian.

Menurut penjelasan Ramon, kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden ini cukup luas dan signifikan. Kerusakan tidak hanya terjadi pada bagian struktur bangunan utama, tetapi juga meliputi bagian atap, plafon, hingga berbagai perabotan yang ada di dalam ruangan yang tertimpa material bangunan tersebut.

“Kami telah mengamankan tempat kejadian perkara dan saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang melihat langsung kejadian maupun pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembongkaran gedung tersebut guna mengetahui secara jelas kronologi kejadian,” lanjutnya.

Ramon juga menegaskan bahwa untuk sementara waktu, seluruh aktivitas pembongkaran gedung walet yang menjadi sumber jatuhnya material tersebut dihentikan. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya penanganan kasus yang sedang berjalan di bawah pengawasan kepolisian.

“Penghentian sementara ini dilakukan untuk menghindari potensi kejadian serupa yang bisa menimbulkan kerugian lebih besar, serta memberi ruang yang cukup bagi proses penyelidikan berjalan secara maksimal tanpa adanya gangguan dari aktivitas pembongkaran yang masih berlangsung,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya insiden tersebut. Penyelidikan akan berfokus pada apakah insiden ini murni merupakan kecelakaan kerja atau terdapat unsur kelalaian dari pihak pelaksana pembongkaran.

“Semua pihak yang terlibat dalam proses pembongkaran gedung tersebut akan kami panggil satu per satu dan dimintai keterangan secara lengkap. Apabila ditemukan adanya unsur kelalaian atau bahkan kesengajaan yang menyebabkan kerusakan rumah warga, tentu akan kami tindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Selain menangani kasus yang sedang terjadi, pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh pelaksana proyek atau kegiatan pembongkaran bangunan di wilayah Pringsewu untuk selalu memperhatikan standar keselamatan kerja dan keamanan lingkungan sekitar. “Kami mengingatkan kepada para pelaksana kegiatan konstruksi maupun pembongkaran untuk mengutamakan aspek keselamatan, baik bagi pekerja maupun masyarakat di sekitar lokasi. Pastikan prosedur dijalankan dengan benar agar tidak menimbulkan kerugian bagi pihak lain,” imbuhnya. Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut sekaligus menentukan langkah hukum yang akan diambil selanjutnya.

Laporan : Ilham Nur 

 

Loading

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *