26 September 2026

Usia ke-71, Polantas Presisi Perkuat Transformasi Layanan dan Wujudkan Empat Program Unggulan Kapolri

0
image (4)

JAKARTA — Baraberita.com — Memasuki usia ke-71, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat perannya sebagai salah satu wajah pelayanan Polri yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Transformasi diarahkan bukan hanya pada modernisasi sistem, tetapi juga membangun pelayanan yang semakin mudah, responsif, dan berorientasi pada keselamatan.

Arah tersebut tercermin dalam Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (25/09/2026). Mengusung tema “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri”, momentum ini sekaligus memperkuat semangat Polantas KARIB: Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas.

Langkah ini sejalan dengan empat program utama arahan Kapolri, yaitu Pemulihan Ekonomi, Pemantapan Stabilitas Keamanan, Penguatan Reformasi Birokrasi, serta Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Seluruh inovasi yang digelar disesuaikan agar menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung kinerja organisasi yang lebih bersih, efektif, dan transparan.

Semangat itu diterjemahkan dalam langkah konkret. Kapolri meluncurkan empat inovasi yang menyentuh langsung kebutuhan pengguna jalan, yakni Pembayaran Tilang melalui Digital Korlantas, STNK Digital, Kios SIM, serta SIAP JALAN atau Sistem Asesmen Psikologis untuk Keselamatan Perjalanan.

Digital Korlantas membuat proses penyelesaian tilang lebih terintegrasi, mulai dari konfirmasi pelanggaran hingga pembayaran titipan denda. Kemudahan ini mendorong efisiensi yang selaras dengan upaya Pemulihan Ekonomi, di mana birokrasi dipangkas sehingga masyarakat tidak terbebani prosedur yang berbelit.

STNK Digital menghadirkan bukti legitimasi kendaraan yang dapat diakses melalui ponsel dan diverifikasi melalui kode QR dinamis tersertifikasi. Sistem baru ini memperkuat transparansi dan keamanan data, sekaligus menjadi wujud nyata Penguatan Reformasi Birokrasi yang berbasis teknologi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terobosan juga dilakukan melalui Kios SIM. Setelah menyelesaikan perpanjangan SIM A atau SIM C secara digital melalui layanan SINAR, masyarakat dapat mencetak SIM fisik secara mandiri. Layanan tersebut dirancang untuk mempercepat proses sekaligus mengurangi antrean dan beban pelayanan di Satpas, sejalan dengan semangat Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik yang cepat dan ramah.

Sementara melalui SIAP JALAN, teknologi diarahkan lebih jauh untuk mendukung pencegahan kecelakaan. Pengemudi dapat melakukan asesmen melalui ponsel guna mengenali kesiapan dan faktor risiko sebelum melanjutkan perjalanan. Upaya pencegahan ini turut menopang Pemantapan Stabilitas Keamanan di jalan raya, karena lalu lintas yang tertib dan aman menjadi pondasi ketenangan masyarakat.

Keempat program Kapolri tidak berdiri sendiri, melainkan menyatu dalam setiap langkah Polantas. Setiap inovasi ditujukan agar manfaatnya dirasakan merata, birokrasi makin rapi, keamanan makin terjaga, dan masyarakat makin sejahtera dalam beraktivitas.

Transformasi tersebut tetap berjalan beriringan dengan sisi humanis Polantas. Dalam syukuran, Polri memberikan tali asih kepada keluarga personel yang gugur saat bertugas, serta bantuan kaki palsu dan kursi roda kepada korban kecelakaan. Kapolri juga memberikan apresiasi kepada personel Polantas yang menorehkan prestasi.

Pada usia ke-71, Polantas membawa semangat pelayanan ke arah yang lebih maju: teknologi mempercepat layanan, inovasi memperkuat keselamatan, dan pendekatan humanis menjaga kedekatan dengan masyarakat. Karena pada akhirnya, kemajuan Polantas bukan hanya terlihat dari sistem yang semakin modern, tetapi dari hadirnya negara yang semakin mudah dijangkau masyarakat di setiap perjalanan.

Laporan : Arimin Imin 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!