21 Agustus 2026

Puluhan Korban, Satu Pelaku! Begal Sajam Jalan Poros Tumbang di Tangan Team Garangan

0
pictures 2

Loa Janan – KALTIM – Baraberita.com – Aksi teror jalanan kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Loa Janan. Seorang pria bernama Muhammad Syahrani (23), warga Desa Bakungan, diringkus Unit Reskrim Polsek Loa Janan usai melakukan pemerasan disertai ancaman senjata tajam (Sajam) terhadap pengendara. Pelaku yang kerap memalak warga ini bahkan mengaku sudah melakukan aksinya puluhan kali.

Kasus ini terungkap berkat laporan korban, Fendi Trismianto (40), warga Balikpapan. Peristiwa bermula pada Minggu, 3 Agustus 2025, sekitar pukul 02.00 WITA, saat korban bersama seorang saksi, Santi (25), sedang mengemudikan truk pengangkut alat berat dari Tenggarong menuju Pelabuhan Semayang Balikpapan.

Ketika melintas di Jalan Gerbang Dayaku, tepatnya di jembatan panjang samping Conveyor PT BSSR, Desa Bakungan, korban tiba-tiba terkejut karena laju kendaraannya dihalangi sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai pelaku. Dalam kondisi mabuk minuman keras jenis gaduk, pelaku turun sambil menenteng sebilah badik di tangan kanan, lalu memaksa korban menyerahkan uang.

Korban yang ketakutan akhirnya memberikan uang Rp 50.000. Pelaku kemudian pergi, sementara korban melanjutkan perjalanan. Namun, rasa keberatan dan trauma membuat korban memutuskan untuk melapor ke Polsek Loa Janan. Sebelum laporan dibuat, korban sempat mengunggah kejadian itu di media sosial TikTok pada 11 Agustus 2025, dan postingannya menjadi viral. Warganet ramai-ramai menandai akun resmi Team Garangan, unit reaksi cepat Polsek Loa Janan.

Mendapatkan informasi tersebut, Team Garangan yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Dwi Handono, SH segera bergerak melakukan penyelidikan. Dalam waktu singkat, pelaku berhasil dibekuk di Pasar Bakungan, RT 10, Loa Janan. Saat digeledah, petugas menemukan sebilah keris lengkap dengan sarungnya di pinggang pelaku.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui selalu membawa sajam ke mana pun ia pergi. Uang hasil pemerasan korban langsung ia belikan nasi Rp 20.000, dan sisanya Rp 30.000 digunakan untuk bermain judi slot. Lebih mengejutkan, pelaku mengaku sudah melakukan aksi serupa puluhan kali kepada pengendara lain, namun tidak ingat jumlah pastinya.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu flashdisk berisi rekaman video pemerasan, sebilah pisau jenis keris beserta sarungnya, satu unit sepeda motor Yamaha Mio KT-3854-UV, serta satu unit ponsel Vivo warna hitam. Pelaku kini mendekam di sel tahanan Polsek Loa Janan untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe, SH, MH, menegaskan pihaknya akan menindak tegas segala bentuk kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. “Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kriminal yang mengancam keselamatan warga. Siapa pun yang coba-coba melakukan aksi begal, akan kami buru sampai dapat,” tegasnya.

Laporan : Jeinita Claudia Senewe 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!