14 Oktober 2026

Peresmian Logo dan Posko ‘Polisi Bersama Masyarakat’, Langkah Nyata Dekatkan Polri dengan Warga

0
6494443d-5050-4ecb-9d22-c71e1f1cc0c5_55754

JAKARTA — Baraberita.com — Polri secara resmi meluncurkan logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat pada Senin, 12 Oktober 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan pelayanan publik serta mempererat kedekatan antara institusi kepolisian dengan masyarakat luas.

Kehadiran posko tersebut juga bertujuan untuk mendukung koordinasi, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan program prioritas Kapolri. Dengan adanya sarana ini, diharapkan seluruh program dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan tepat sasaran.

Semangat Polisi Bersama Masyarakat sejalan dengan visi yang telah disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat uji kelayakan dan kepatutan di DPR pada 1 Oktober 2026 lalu. Pada kesempatan tersebut, Suyudi menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik.

Selain itu, ia juga menegaskan perlunya penguatan hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat, serta sikap terbuka terhadap setiap kritik dan masukan yang disampaikan warga. Hal ini dianggap sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya perbaikan terus-menerus di lingkungan institusi.

Logo Polisi Bersama Masyarakat dirancang untuk merepresentasikan kemitraan sejajar antara kepolisian dan masyarakat. Simbol jabat tangan yang menonjol di dalamnya menggambarkan kepercayaan timbal balik dan semangat kerja sama yang saling menguatkan.

Sementara itu, siluet sosok polisi yang berdiri berdampingan dengan masyarakat mencerminkan bahwa keamanan dan ketertiban bukan tanggung jawab satu pihak saja, melainkan melibatkan peran serta berbagai elemen masyarakat secara menyeluruh.

Melalui semangat yang diusung tersebut, terwujudnya rasa aman tidak lagi hanya bertumpu pada penegakan hukum semata. Aspek-aspek lain seperti komunikasi yang baik, partisipasi aktif warga, dan upaya bersama dalam menyelesaikan persoalan lingkungan menjadi pilar penting yang sama kuatnya.

Posko Polisi Bersama Masyarakat memiliki fungsi utama mendukung koordinasi pelaksanaan program prioritas Kapolri, memantau perkembangan setiap kegiatan, serta menghimpun dan memverifikasi data akurat yang kemudian digunakan sebagai bahan evaluasi.

Posko ini juga membantu memastikan setiap arahan dan kebijakan pimpinan dapat ditindaklanjuti oleh satuan pelaksana di lapangan sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Dengan demikian, tidak ada instruksi yang terputus atau tidak tersampaikan dengan baik.

Perkembangan pelaksanaan program akan dievaluasi secara berkala untuk mengukur sejauh mana capaian yang telah diraih dan mengidentifikasi aspek-aspek yang masih memerlukan perbaikan. Hasil evaluasi ini kemudian menjadi dasar penyusunan langkah selanjutnya agar program semakin efektif dan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat.

Dalam aspek pengawasan, dilakukan pemantauan menyeluruh terhadap pelaksanaan kebijakan, akuntabilitas kinerja personel, penggunaan anggaran, serta tindak lanjut hasil pengawasan sesuai prosedur yang berlaku. Jika ditemukan dugaan pelanggaran, penanganannya akan diserahkan kepada fungsi yang berwenang.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa penguatan hubungan antara Polri dan masyarakat harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari, bukan sekadar slogan di atas kertas. Peresmian ini, menurutnya, adalah awal dari komitmen yang lebih konkret.

“Kepercayaan publik dibangun melalui komunikasi yang terbuka, pelayanan yang responsif, serta kehadiran anggota Polri yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Johnny pada kesempatan peresmian. Ia berharap posko ini menjadi jembatan yang semakin memperkuat sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.

Laporan : Arimin Imin 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!