2 November 2026

Operasi Patuh Mahakam 2026: Polresta Balikpapan Pasang Spanduk Larangan Melawan Arus

0
IMG-20261101-WA0020

Balikpapan — KALTIM — Baraberita.com — Operasi Patuh Mahakam 2026 bukan sekadar imbauan biasa. Polresta Balikpapan menjalankan langkah nyata untuk menekan jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kota Balikpapan.

Satuan Lalu Lintas Polresta Balikpapan mengintensifkan upaya pencegahan dalam pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam 2026. Personel Satgas Preventif memasang spanduk imbauan larangan melawan arus di beberapa titik rawan pelanggaran. Kegiatan ini dilakukan pada Minggu, 1 November 2026.

Pemasangan spanduk dimulai sekitar pukul 11.30 Wita. Kegiatan dilaksanakan di lokasi-lokasi strategis, yaitu Jalan Soekarno Hatta kawasan Bundaran Rapak, Jalan Putaran Tanah Abang, serta Jalan S. Parman di samping Tugu Adipura.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh penanggung jawab Satgas Preventif Operasi Patuh Mahakam 2026, Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol M.D. Djauhari. Turut hadir Kanit Turjagwali Ipda Margiyana beserta seluruh personel Satlantas yang terlibat.

Spanduk imbauan dipasang pada tempat yang mudah terlihat dan dapat dibaca jelas oleh para pengguna jalan. Langkah ini diambil agar pesan keselamatan lalu lintas dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat luas.

Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol M.D. Djauhari, menjelaskan bahwa melawan arus merupakan salah satu perilaku berkendara yang paling berisiko menimbulkan bahaya. Tindakan ini tidak hanya membahayakan pelakunya sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

“Kami terus mengedepankan langkah preventif dan edukatif kepada masyarakat. Melalui pemasangan spanduk ini, kami berharap pesan keselamatan dapat lebih mudah diterima dan menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu menggunakan jalur sesuai arah yang telah ditentukan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan adalah dasar terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib. Hal ini sangat penting untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran di jalan raya.

“Jangan mengambil risiko dengan melawan arus. Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Dengan tertib berlalu lintas, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya,” tambahnya.

Sejumlah spanduk imbauan larangan melawan arus telah terpasang dengan baik di titik-titik yang telah direncanakan. Diharapkan, pesan-pesan keselamatan yang tertulis di atasnya dapat terus diingat dan dilaksanakan oleh setiap warga yang melintas.

Upaya ini merupakan bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam 2026. Tujuannya agar angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Balikpapan dapat terus ditekan dan menurun secara signifikan.

Polresta Balikpapan mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Jangan melawan arus, patuhi aturan, dan utamakan keselamatan, karena keluarga tercinta selalu menunggu kepulangan kita di rumah.

Laporan : Nabella Faradilla

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!