Ketua PJI ( Persatuan Jurnalis Indonesia) DPD Kaltim Motivasi Anggotanya

Ketua DPD PJI ( Persatuan Jurnalis Indonesia ) Kaltim Eed Junian Whiradmana

Balikpapan. BARABERITA.COM Jum’at 16/02/2018 Bertempat di Sekretariat PJI ( Persatuan Jurnalis Indonesia ) DPD Kalimantan Timur,  Eed Junian Whiradmana didamping Sekretaris PJI Kalimantan Timur Arimin J. Wumu, menulis pada secarik kertas ditujukan kepada seluruh anggota PJI, Tulisan tersebut merupakan dukungan motivasi buat rekan-rekan wartawan/jurnalis dalam melaksanakan tugas dilapangan “ WARTAWAN ITU MULIA… Wartawan adalah orang bebas, wartawan bebas menulis apa yang Ia lihat dan Ia dengar berdasarkan hati nurani, kode tetik dan UU Pers. Wartawan tidak memiliki kategori status sosial yang pasti, pagi Ia bisa ngobrol dengan abang becak, Siang Ia bisa makan bersama para pejabat, sore Ia bisa bincang-bincang dengan pemuka agama dan malam Ia juga bisa berada di cafe Senang hati, diskotik, dan Bar. Setiap hari Ia menyapa publik dengan informasi, tak peduli Informasi yang disajikan itu diapresiasi atau dicaci, untuk memenuhi kewajibannya terhadap publik, wartawan memberikan informasi berdasarkan kebenaran yang diyakininya benar dan chek and richek, terkadang risiko nyawa tanpa Ia sadari mengancam dirinya dan keluarganya. Sungguh profesi yang amat agung, dimana seorang wartawan berperan besar dalam seluruh aspek kehidupan, sejarah mencatat, kemerdekaan Indonesia dikumandangkan ke seantero dunia melalui media oleh seorang wartawan Al-quranul karim, Al – hadist pun hasil daripada kegigihan para wartawan (para sahabat Nabi) didalam mencatatkan wahyu Ilahi yang turun kepada para Nabi dan mencatatkan hadist yang disampaikan Rasulullah kepada umatnya kala itu. Baegitu penting peran wartawan dalam sendi – sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, namun mengapa kini wartawan dibungkam dengan pasal 310,311,UU ITE, Surat Edaran Kapolri tentang ujaran kebencian dan upaya paksa mempidanakan wartawan dengan cara – cara yang sangat bertentangan dengan UU Pers dan KIP bahkan HAM. Wartawan tak perlu dibungkam, wartawan tak perlu dipidana, wartawan itu hanya butuh dibina dan diawasi dengan profesional dan menjadikan UU Pers sebagai satu – satunya alat mengontrol, mengawasi kebebasan Pers di negeri ini. Wartawan bukan untuk ditakuti, wartawan bukan untuk dibasmi, wartawan penentu masahadapan sebuah bangsa dan kemajuan sebuah negara serta pertahanan negara. Wahai para pejabat, jangan engkau takut kepada wartawan, jangan engkau takut pada kami yang mengemban tugas sosial control Bangsa bahkan Dunia. #Savewartawan.

Sukarso SW ( Penasehat PJI )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *