Kebakaran Bukit Batu Bara di Sepinggan Baru Balikpapan Dipadamkan Bersama BPBD dan TNI
Balikpapan — KALTIM — Baraberita.com — Kebakaran melanda bukit yang mengandung batu bara aktif di wilayah RT 14 Kelurahan Sepinggan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Lokasi kebakaran berada di Jalan Manuntung 1 Blok C RT 14, tepat di belakang kediaman keluarga Arimin J. Wumu dan di seberang rumah Hj. Renny Indrawati.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Balikpapan bersama personel Tentara Nasional Indonesia bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Kedua unsur tersebut bekerja sama dengan sigap guna memadamkan api yang terus menjalar di bukit batu bara.
Kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh musim kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut. Kondisi cuaca yang kering membuat batu bara di lokasi tersebut mengalami pemanasan berlebih dan akhirnya memicu kobaran api yang sulit terdeteksi sejak awal.
Agus Rahmadi, selaku Ketua RT 14 Kelurahan Sepinggan Baru, menyampaikan keterangannya terkait peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa api muncul secara tiba-tiba akibat pengaruh musim kemarau yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan.
Panas yang timbul dari kebakaran batu bara tersebut berdampak pada vegetasi di sekitarnya. Banyak pohon di area tersebut mengering dan mati karena suhu yang terus meningkat, sehingga sangat mudah terbakar dan memperluas jangkauan api.
Salah satu dampak yang cukup mengkhawatirkan adalah terbakarnya akar sebuah pohon akasia berukuran besar. Pohon tersebut memiliki tinggi sekitar 35 meter dengan diameter batang mencapai 70 sentimeter, sehingga menjadi potensi bahaya yang serius bagi warga sekitar.
Pohon akasia tersebut akhirnya tumbang karena tidak lagi berdiri kokoh akibat terbakar pada bagian akarnya. Kejatuhan pohon itu menimpa fasilitas publik berupa tiang lampu jalan yang berada tidak jauh dari area sumber api.
Akibat kejadian tersebut, tiang lampu jalan beserta kabel jaringan di lokasi mengalami kerusakan yang cukup parah. Lampu jalan tidak dapat berfungsi kembali dan kabel-kabel di sekitar lokasi putus, sehingga perlu penanganan lanjutan dari pihak terkait.
Warga setempat turut menyampaikan harapan agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang. Salah seorang warga, AKP Hartono, yang tinggal berdekatan lokasi, berharap api tidak muncul kembali dari dalam bukit tersebut, mengingat masih banyak pohon besar yang berisiko tumbang.
Atas nama seluruh warga RT 14, Ketua RT Agus Rahmadi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Ia mengapresiasi kecepatan dan ketepatan tim BPBD serta personel TNI dalam menanggulangi kebakaran sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Laporan : Tanto Ribowo
