4 September 2026

Kapolri Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 di Sukabumi Jabar

0
image (1)

Sukabumi – JABAR – Baraberita.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis, 3 September 2026.

Kegiatan ini diikuti sekitar 5.499 peserta. Jumlah tersebut terdiri atas anggota Pramuka, pelajar, mahasiswa, pemuda lingkungan PUI, tenaga pendidik, pengurus organisasi, hingga tokoh-tokoh Persatuan Ummat Islam.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Persatuan Ummat Islam sekaligus Gerakan Pramuka. Kedua pihak dinilai senantiasa konsisten menjaga dan menyediakan wadah yang baik bagi pembinaan generasi muda bangsa.

Menurut beliau, pendidikan kepramukaan memiliki kedudukan dan peran yang sangat penting. Pendidikan ini turut membentuk pribadi yang berkarakter kuat, disiplin, mampu berdiri sendiri, cakap, peka terhadap sesama, serta tumbuh dengan semangat pengabdian yang tulus.

Kapolri menegaskan kembali bahwa Pramuka adalah wadah yang sangat tepat dan strategis. Wadah ini berfungsi menyiapkan generasi penerus sekaligus calon pemimpin yang akan memikul tanggung jawab bangsa di masa mendatang.

Berbagai nilai luhur yang ditanamkan di sana menjadi bekal berharga. Mulai dari kedisiplinan, kemampuan memimpin, semangat kerja sama, kemandirian, hingga kepedulian sosial menjadi fondasi kokoh menghadapi masa depan.

Beliau juga mengingatkan bahwa sebentar lagi Indonesia akan memasuki masa peluang demografi yang istimewa. Keunggulan jumlah penduduk usia produktif baru akan menjadi kekuatan besar bila disertai peningkatan mutu sumber daya manusia secara menyeluruh.

Pemerintah pun terus membuka jalan seluas-luasnya bagi kemajuan pendidikan kaum muda. Berbagai program dikembangkan demi pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat di negeri ini.

Di samping kemajuan ilmu pengetahuan, perkembangan teknologi pun bergerak sangat cepat. Kapolri mengajak para peserta agar cerdas dan bijaksana memanfaatkan segala kemajuan yang ada demi hal-hal yang bermanfaat serta bernilai positif.

Teknologi sebaiknya dipergunakan untuk memperdalam pengetahuan, mengasah kemampuan, memperluas pandangan, serta menghasilkan karya yang berguna bagi orang lain dan lingkungan sekitarnya.

Sebaliknya, generasi muda diminta menjauhi segala hal yang berisiko merusak masa depan yang cerah. Berbagai ancaman seperti perjudian daring, penyalahgunaan narkotika, perkelahian massal, kelompok yang keliru, hingga arus informasi buruk di dunia maya patut dijauhi bersama-sama.

Kapolri pun mengajak seluruh unsur dalam Persatuan Ummat Islam ikut serta menjaga keutuhan bangsa. Hal ini dilakukan dengan mengedepankan ajaran agama yang menyeimbangkan segala hal, tetap berpijak pada Pancasila, semboyan persatuan, serta menjaga utuh wilayah negara kita.

Beliau juga menyampaikan dukungan sepenuhnya atas usulan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional bagi pendiri Persatuan Ummat Islam. Hal itu dipandang pantas sebagai bentuk pengakuan luas atas jasa-jasa beliau bagi bangsa dan negara.

Anggota Pramuka juga diharapkan makin tampil hadir membantu kebutuhan nyata masyarakat. Mulai dari membantu saat bencana datang, menjaga kebersihan, ikut menjaga ketertiban umum, hingga merawat lingkungan hidup di sekitar tempat tinggal.

Kapolri menutup dengan pesan bahwa jajaran Kepolisian Republik Indonesia senantiasa siap mendampingi dan mendukung kemajuan seluruh pemuda Indonesia. Semangat belajar yang tak kenal lelah, kemauan berkarya nyata, dan semangat memberi manfaat bagi sesama senantiasa didorong untuk terus dikembangkan.

Laporan : Ali Borneo 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!