Buron Selama 2 Thn Lebih AL (20) Diciduk Tim Buser Polres Banggai di Desa Jaya Bakti “Orang Tua Korban Apresiasi Polri”

Luwuk Banggai – Sulteng, Baraberita.com – Sabtu, 15/05/2021 – Kecemasan pasangan keluarga Haryono Abas (Ono) 44 Tahun dan Tina Tapo 43 Tahun, warga Desa Jaya Bakti, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, Redah sudah, ini karena AL (20) pelaku cabul terhadap anak mereka Melati 9 tahun (nama samaran) pada Oktober 2018 tertangkap oleh tim buser Polres Banggai.

Menurut Ono ayah korban, sejak kejadian  mereka sudah melapor ke Polsek dan Polres Luwuk (PPA) namun pelaku AL keburu menghilang, dan tim Buser Polres Banggai sempat mengejar pelaku ke Desa Randangan Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo namun pelaku tidak ditemukan disana, yang ada hanya saudaranya yang mirip AL yang sudah menikah disana, tujuan perburuan tim Buser Polres Luwuk ke Desa Randangan berdasarkan informasi atau petunjuk keluarga bahwa AL pamitan mau ke saudaranya di Randangan tersebut.

Berjalan waktu doa keluarga korban tidak pernah putus berharap ada titik terang keberadaan pelaku, menurt Tina Tapo disampaikan lewat telpon kepada Baraberita.com bahwa perbuatan pelaku sangat tidak manusiawi, “ Saya kira anak saya melati sudah datang bulan (Haid) karena dia mengeluh sakit kalau buang air kecil dan di c d nya ada bercak darah, setelah saya paksa ahirnya melati mengakui semua perbuatan AL, dan saya menangis sejadi jadinya dan malam itu juga saya melapor ke Polsek Pagimana dan dari Polsek diarahkan ke PPA Polres Banggai, laporan orang tua korba diterima pihak PPA dengan nomor laporan polisi LP/557/X/2018/SULTENG/RES-BGI tanggal 27 Oktober 2018.

Ditambahkan Ono bahwa seminggu sebelum hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442, dia menerima informasi bahwa tersangka AL sudah pulang ke rumah orang tuanya di Desa Jaya Bakti, keberaadaan pelaku tersebut dia laporkan ke Polsek Pagimana, Karena petugas jaga tidak mengetahui kejadian maka Ono disuruh melapor di PPA Polres besoknya, namun disana petugas yang menangani kasus tersebut sudah pindah ke Jakarta, dan saudara Ono tidak patah semangat berjuang dengan berbagai cara untuk memohon bantuan berbagai pihak.

Berdasarkan LP/557/X/2018/SULTENG/RES-BGI tanggal 27 Oktober 2018.akhirnya Tim Buser Polres Banggai dipimpin Ipda Toman F. S. S.Trk bersama Timsus Polres Banggai di bantu personel Polsek Pagimana Pada hari Jum’at tanggal 14 Mei 2021 sekitar jam 20.30 Wita  Menangkap  Pelaku pencabulan berada di salah satu rumah warga tepatnya di Desa Jaya Bakti Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Selanjutnya pelaku dibawa ke Mako Polres Banggai pada Satuan Fungsi Reskrim untuk dilakukan pemeriksaan lanjut dan orang tua Korban diminta menghadap kanit PPA Polres Banggai pada hari senin tanggal 17 Mei 2021 .

Ono dan Tina Mengucapkan terima kasih kepada bapak polisi yang sudah menangkap pelaku, karena selama 2 tahun 7 bulan mereka mengungsi ke tempat lain untuk menjaga ketakutan anak mereka Melati, ” Terima Kasih bapak-bapak Polisi yang telah menangkap pelaku, kami bangga dengan perjuangan bapak-bapak, kami tidak bisa gambarkan rasa bahagia kami, apalagi kami hari senin diundang ke PPA untuk melengkapi keterangan.” Tutup Ono yang saat di hubunggi Baraberita.com siap-siap turun melaut.

Laporan : Arimin JW.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *