19 Agustus 2026

Kapolda Kalteng Terima Audiensi PWNU, Bahas Isu Kebangsaan & Persiapan Muktamar NU ke‑34

0
img-20260818-wa0014_30721

Palangka Raya – KALTENG – Baraberita.com – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kalteng), Inspektur Jenderal Polisi Iwan Kurniawan, menerima audiensi jajaran pengurus Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalteng di Markas Polda setempat. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat serta penuh rasa kekeluargaan pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Majelis Ulama Indonesia Kalteng, H. Khairil Anwar, di samping Ketua Tanfidziyah PWNU Kalteng, H.M. Wahyudie F. Dirun, beserta seluruh jajaran pengurus. Sejumlah pejabat utama Polda Kalteng juga terlihat hadir mendampingi Kapolda dalam pertemuan tersebut.

Pada kesempatan itu, perwakilan PWNU menyampaikan keprihatinan organisasi terkait munculnya berbagai isu kebangsaan yang terjadi di sejumlah daerah. Salah satu hal yang disorot ialah insiden pengibaran bendera lain selain Sang Saka Merah Putih yang dinilai dapat mengganggu persatuan bangsa.

“Di momentum HUT ke‑81 Kemerdekaan RI ini, kami ingin menegaskan kembali semangat cinta kepada NKRI dan Pancasila. Para pendiri bangsa, termasuk para kiai NU, merupakan aktor utama kemerdekaan. Nilai luhur ini harus terus kami gaungkan kepada seluruh warga,” ujar perwakilan PWNU.

PWNU juga melaporkan rencana pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama ke‑34 yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 30 Agustus 2026. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Selain membahas berbagai program kerja organisasi, muktamar tersebut juga akan mengagendakan pemilihan Rais Aam serta Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama untuk masa bakti mendatang.

“Suasana menjelang muktamar memang berjalan dinamis. Saat ini telah muncul beberapa nama yang dipandang layak sebagai calon pemimpin, antara lain Bu Sinta, Gus Salam, Gus Yusuf, dan Kiai Zulkifli. Kami memohon doa agar muktamar nanti berjalan lancar serta menghasilkan pemimpin yang membawa kemaslahatan bagi semua,” jelas perwakilan PWNU.

Lebih lanjut, PWNU Kalteng juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Salat Istisqa atau salat memohon hujan yang direncanakan dilaksanakan pada 25 Agustus 2026. Kegiatan ibadah tersebut akan dirangkai dengan acara pelepasan kafilah peserta muktamar secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Tengah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalteng, Komisaris Besar Polisi Budi Rahmat, menyampaikan bahwa menanggapi berbagai hal yang disampaikan PWNU, Kapolda memberikan apresiasi tinggi atas kunjungan silaturahmi tersebut. Kapolda juga menegaskan komitmen Polri untuk terus mempererat sinergi dengan para ulama serta tokoh agama di wilayah ini.

“Polri siap mendukung setiap kegiatan yang membawa kebaikan bagi masyarakat luas. Sinergitas yang kokoh antara ulama dan umara merupakan benteng utama dalam menjaga persatuan, kesatuan, serta kondusivitas keamanan di wilayah Kalimantan Tengah,” tegas Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Kapolda juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh rangkaian pelaksanaan Muktamar NU ke‑34 maupun berbagai kegiatan keagamaan lainnya dapat berjalan dengan aman, lancar, serta senantiasa membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi bukti nyata eratnya hubungan kerja sama antara aparat kepolisian dan tokoh agama di Kalimantan Tengah dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat nilai‑nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Laporan : M. Andi Fikry

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!