Polres Aceh Timur Gelar Sunat Massal Gratis Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Aceh Timur – NAD – Baraberita.com – Polres Aceh Timur di lingkungan Polda Aceh menggelar kegiatan bakti kesehatan berupa sunat massal secara cuma-cuma bagi 28 anak. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Acara berlangsung di lingkungan Markas Kepolisian Sektor Indra Makmu pada Selasa, 16 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata program bakti sosial yang dilaksanakan Kepolisian untuk menyentuh langsung kebutuhan warga di wilayah hukumnya.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang jalannya kegiatan. Para peserta datang bersama orang tua dan wali masing-masing guna mengikuti rangkaian proses sunat yang telah dipersiapkan secara matang.
Pelayanan kesehatan dalam kegiatan ini dilakukan oleh tim medis dari Polres Aceh Timur yang didukung oleh tenaga dokter dan tenaga kesehatan mitra. Semua proses dilaksanakan dengan tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan peserta.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Timur Nyonya Zilka Irwan Kurniadi beserta jajaran pengurus organisasi. Selain itu, hadir pula para pejabat utama Polres Aceh Timur.
Dokter mitra Polres Aceh Timur, dr. Zulfahmi, bersama personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian juga terlibat langsung. Kehadiran Kapolsek Indra Makmu, Iptu Maswelliadi, turut melengkapi jajaran yang mendukung kelancaran acara.
Kapolres Aceh Timur menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian lembaga kepolisian kepada masyarakat. Dalam momen Hari Bhayangkara, Polri ingin menunjukkan kehadirannya bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga mitra yang peduli.
Ia berharap anak-anak yang mengikuti kegiatan ini dapat tumbuh menjadi generasi yang saleh, berakhlak mulia, serta selalu berbakti kepada orang tua. Lebih lanjut, ia berharap mereka kelak dapat memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan lingkungan sekitarnya.
Kapolres juga menekankan pentingnya peran aktif keluarga dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, mencegah pengaruh buruk yang dapat merusak masa depan generasi muda membutuhkan kerja sama antara orang tua, masyarakat, dan lembaga negara.
Salah satu orang tua peserta menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengaku sangat terbantu, dan melalui acara ini, rasa kedekatan serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kepolisian semakin terjalin erat.
Laporan : Ilham Nur
