7 Juni 2026

Sebanyak 127 Paguyuban yang Ada di Kota Balikpapan Mengikuti Musyawarah Besar FKPB Tahun 2026

0
IMG_20260606_171334

Balikpapan – KALTIM – Baraberita.com – Kota Balikpapan kembali membuktikan kedewasaan demokrasi dan persatuannya. Hal itu terlihat jelas dalam pelaksanaan Musyawarah Besar Forum Komunikasi Paguyuban Balikpapan Tahun 2026 yang digelar Sabtu, 06 Juni 2026, mulai pukul 08.00 Wita di Aula Rumah Dinas Jabatan Walikota Balikpapan, Jalan Syarifuddin Yoes. Acara mengusung semangat persatuan dengan tema “Penguatan Soliditas Paguyuban, Menjaga Stabilitas Sosial, dan Memperkuat Sinergi Bersama Pemerintah untuk Mewujudkan Balikpapan sebagai Rumah Indonesia yang Rukun, Inklusif, dan Maju”.

Kegiatan yang menjadi agenda lima tahunan ini dihadiri oleh 260 peserta yang mewakili berbagai lapisan masyarakat. Hadir sejumlah pejabat tinggi daerah, perwakilan dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, serta instansi pemerintahan lainnya. Kehadiran para tokoh adat, sesepuh, dan perwakilan dari 127 paguyuban yang tergabung dalam FKPB menjadi daya tarik utama sekaligus bukti kebersamaan warga perantau dan lokal di Balikpapan.

Jajaran pejabat yang hadir antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zulkifli, Wakil Ketua I DPRD Yono Suherman, Wakil Ketua III DPRD Budiono, serta para perwira tinggi dari Kodim, Lanud, dan Lanal. Dukungan penuh juga datang dari Kepolisian dan Kejaksaan Negeri yang turut mengawasi berjalannya acara agar tetap aman dan tertib.

Rangkaian acara disusun secara sistematis dan telah disepakati bersama. Dimulai dari registrasi, upacara pembukaan, pembacaan doa, hingga penyanyian lagu kebangsaan. Laporan kegiatan disampaikan Ketua Panitia Sahal Suryanto, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Ketua FKPB Andi Ahmad Yani hingga sambutan pembukaan resmi oleh Wali Kota Balikpapan.

Dalam laporannya, Sahal Suryanto menjelaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan Mubes kali ini adalah melakukan evaluasi kinerja kepengurusan lama serta memilih pemimpin baru untuk periode 2026–2031. Ia mencatat bahwa sebanyak 127 paguyuban yang terdaftar secara sah telah mengirimkan wakilnya, dengan total peserta yang hadir mencapai 197 orang.

Andi Ahmad Yani dalam sambutannya menyampaikan harapan besar kepada seluruh peserta agar proses pemilihan berjalan dengan damai dan mengutamakan kepentingan organisasi di atas segalanya. Ia juga mendoakan kesembuhan Ketua Umum periode sebelumnya yang sedang sakit, serta mengingatkan bahwa FKPB adalah satu keluarga besar yang tidak boleh terpecah belah.

Wakil pemerintah kota Zulkifli, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan menilai FKPB memiliki peran sangat krusial. Di tengah perkembangan pesat sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara, keberadaan wadah persatuan seperti ini dinilai sangat membantu pemerintah menjaga suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah masyarakat yang beragam.

Sidang Pleno II menjadi momen penting di mana laporan pertanggungjawaban periode 2021–2026 disampaikan dan didiskusikan secara terbuka. Berbagai masukan konstruktif disampaikan utusan paguyuban sebagai bahan perbaikan bagi kepengurusan yang akan datang, sebelum akhirnya laporan tersebut disahkan bersama.

Memasuki Sidang Pleno III, perhatian seluruh peserta tertuju pada proses pemilihan. Dua nama kandidat telah diajukan dan disepakati, yaitu Abriantinus serta Achamad Noor. Keduanya telah menyampaikan visi dan misi serta program kerja yang akan dijalankan jika terpilih memimpin organisasi.

Proses pemungutan dan penghitungan suara berlangsung terbuka, disaksikan langsung oleh seluruh peserta dan undangan. Suasana berlangsung hening namun penuh harapan saat hasil perhitungan dibacakan. Dari total suara yang sah, Abriantinus berhasil meraih dukungan terbanyak dengan 59 suara, sedangkan Achamad Noor memperoleh 36 suara.

Dengan hasil tersebut, pimpinan sidang secara resmi menetapkan Abriantinus sebagai Ketua Umum FKPB terpilih untuk masa bakti lima tahun mendatang. Keputusan ini langsung disambut tepuk tangan meriah dan ucapan selamat dari seluruh hadirin sebagai bentuk dukungan dan persatuan.

Abriantinus dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan oleh 127 paguyuban anggota. Ia berjanji akan bekerja keras, jujur, dan transparan, serta mengajak semua elemen untuk bergandengan tangan membangun organisasi yang lebih kuat, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Ia menegaskan, tantangan ke depan semakin berat seiring dengan perubahan wajah Kota Balikpapan. Oleh karena itu, sinergi yang erat dengan pemerintah, kepedulian sosial yang tinggi, serta kemampuan beradaptasi menjadi kunci keberhasilan organisasi. Ia juga berharap agar perbedaan latar belakang budaya tetap dijaga sebagai kekayaan bangsa, bukan sumber perpecahan.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pembentukan tim formatur, penyerahan hasil keputusan, serta doa bersama dan foto bersama. Seluruh proses berjalan lancar, aman, dan tertib hingga pukul 14.00 Wita. Musyawarah ini menjadi bukti bahwa keberagaman 127 paguyuban di Balikpapan justru menjadi kekuatan besar yang mampu melahirkan kepemimpinan baru demi kemajuan bersama.

Laporan : Obid Setiawan 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!