28 Mei 2026

Walikota Jakarta Selatan Dr. H. Safrin Liputo, Pulang Kampung Halaman Disambut Adat Gorontalo Mopotilolo oleh Bupati H. Sofyan Puhi, S.T

0
IMG-20260528-WA0006

Limboto – GORONTALO – Baraberira.com – Kamis, 28 Mei 2026 menjadi momen istimewa bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo, menyusul kedatangan Walikota Jakarta Selatan Dr. H. Syafrin Liputo, ATD., MTD yang pulang kampung halaman. Kedatangan tokoh putra daerah ini disambut secara meriah melalui tradisi adat Mopotilolo, seremoni khusus yang disiapkan sebagai bentuk penghormatan tertinggi bagi tamu kehormatan maupun pemimpin daerah.

Istilah Mopotilolo sendiri berasal dari kosa kata bahasa Gorontalo yang memiliki arti mengantarkan atau mengarak. Tradisi ini bukan sekadar seremonial biasa, melainkan bentuk ungkapan rasa hormat yang mendalam serta penghargaan tulus dari masyarakat terhadap sosok pemimpin yang hadir di tengah mereka.

Pelaksanaan tradisi ini juga sejalan dengan falsafah hidup masyarakat setempat, yaitu Adati Hula-Hula to Syara’, Syara’ Hula-Hula to Kitabullah. Maknanya adalah adat bersendikan syariat, dan syariat bersendikan kitab suci, sehingga setiap rangkaian acara sarat akan nilai luhur dan pesan keagamaan yang kental.

Melalui penyambutan dengan Mopotilolo, masyarakat tidak hanya menunjukkan rasa hormat, namun juga menyampaikan doa tulus agar pemimpin yang dikunjungi senantiasa amanah dalam menjalankan tugas dan mampu membawa kebaikan serta kemajuan bagi lingkungan yang dipimpinnya.

Secara garis besar, prosesi Mopotilolo memadukan unsur tata cara adat dan rangkaian doa-doa yang dipimpin oleh para pemangku adat. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi simbol pengakuan kehormatan serta kedudukan istimewa dari sosok yang disambut dalam kehidupan bermasyarakat.

Budaya Mopotilolo merupakan warisan leluhur yang masih terjaga kelestariannya hingga masa kini. Tradisi ini sudah dikenal sejak masa berdirinya kerajaan-kerajaan di wilayah Gorontalo, yang pada masa lampau digunakan khusus untuk menyambut raja, pangeran, maupun utusan yang datang dari wilayah lain.

Lebih dari sekadar acara seremonial, Mopotilolo menjadi wadah untuk menampung nilai-nilai luhur budaya setempat, di antaranya Pohala’a yang berarti saling menghormati, serta Modutu atau semangat gotong royong. Kedua nilai tersebut menjadi landasan utama dalam membangun hubungan harmonis antara pemimpin dan rakyat.

Prosesi penyambutan utama berlangsung secara hikmat di kediaman resmi Bupati Gorontalo. Saat tiba bersama istri, Walikota Jakarta Selatan langsung disambut oleh para pemangku adat sejak turun dari kendaraan hingga menuju tangga utama rumah dinas, sebelum kemudian diterima langsung oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi didampingi Wakil Bupati Tony Yunus.

Penyambutan tersebut juga dihadiri oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Setelah disambut secara resmi, rombongan dipersilakan masuk ke ruang tamu untuk melanjutkan rangkaian acara, yang ditutup dengan pembacaan doa bersama dan jamuan makan sebagai tanda keakraban.

Setelah rangkaian acara di rumah dinas Bupati selesai, Walikota Jakarta Selatan melanjutkan perjalanan menuju kediaman pribadinya yang berlokasi di Desa Luhu, Kecamatan Telaga. Di tempat asalnya tersebut, kedatangannya kembali disambut dengan rangkaian tata cara adat Gorontalo yang penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan.

Laporan : Rolly Maku

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!