17 Mei 2026

Presiden Prabowo Subianto Akan Meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah Dihadiri Ribuan Buruh

0
image

Nganjuk – JATIM – Baraberita.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dipastikan akan meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kehadiran kepala negara ini menjadi momen bersejarah yang sarat makna bagi dunia perburuhan nasional.

Konfirmasi resmi mengenai kehadiran Presiden disampaikan langsung oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea kepada wartawan pada Jum’at, 15 Mei 2026. Ia menegaskan bahwa kepastian ini telah diterima pihaknya sejak dua hari sebelum acara berlangsung.

“Sudah, sudah konfirmasi Presiden Prabowo hadir meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah,” ujar Andi Gani dengan tegas kepada wartawan. Pernyataan ini menutup segala spekulasi terkait jadwal kunjungan kerja kepala negara ke daerah tersebut.

Berdasarkan agenda yang telah disusun, Presiden Prabowo dijadwalkan tiba di lokasi sekitar pukul 08.45 WIB. Selanjutnya, acara puncak peresmian direncanakan akan dimulai tepat pada pukul 09.00 WIB pagi.

Rangkaian acara peresmian berjalan secara sederhana namun bermakna, hanya menghadirkan dua sambutan utama. Sambutan akan disampaikan langsung oleh Andi Gani selaku tuan rumah, dilanjutkan dengan pidato kenegaraan dari Presiden Prabowo Subianto.

Usai menyampaikan arahan dan sambutannya, Presiden akan melaksanakan prosesi simbolis peresmian. Prosesi ini ditandai dengan penekanan tombol sebagai tanda resmi dibukanya Museum dan Rumah Singgah Marsinah untuk dikenang sepanjang masa.

Segera setelah prosesi peresmian selesai, Andi Gani akan mendampingi Presiden Prabowo untuk meninjau seluruh area museum secara langsung. Hal ini bertujuan agar kepala negara dapat melihat secara dekat isi dan makna dari bangunan bersejarah tersebut.

“Setelah tekan tombol, saya akan ajak beliau langsung meninjau museum,” ungkap Andi Gani menjelaskan alur kegiatan yang telah dipersiapkan dengan matang oleh panitia penyelenggara.

Museum ini dibangun secara khusus untuk merekam dan mendokumentasikan perjalanan hidup serta perjuangan Marsinah. Kisahnya dicatat mulai dari masa kecil hingga akhir hayatnya sebagai simbol perlawanan dan semangat buruh di Indonesia.

Di bagian belakang area museum, panitia juga menyiapkan rumah singgah yang disediakan secara gratis. Fasilitas ini diperuntukkan bagi para peziarah yang datang dari luar daerah dan belum memiliki tempat penginapan.

Ia menjelaskan bahwa rumah singgah ini hanya dapat dimanfaatkan maksimal selama satu malam bagi setiap pengunjung. Kebijakan ini diterapkan agar dapat melayani lebih banyak peziarah yang ingin datang berkunjung ke lokasi tersebut.

Museum akan dibuka secara resmi untuk dikunjungi masyarakat umum tujuh hari setelah acara peresmian berlangsung. Jam operasionalnya ditetapkan setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Pengelolaan serta operasional museum nantinya akan berada di bawah naungan Yayasan KSPSI. Saat ini, yayasan tersebut tengah mematangkan penyusunan struktur kepengurusan resmi agar pengelolaan berjalan tertib dan berkelanjutan.

Andi Gani menilai, kehadiran Presiden Prabowo secara langsung di Nganjuk merupakan bentuk penghormatan tertinggi negara. Hal ini menjadi bukti nyata pengakuan negara terhadap jasa-jasa Marsinah yang telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

“Tentu kita harus bersyukur, simbol sejarah perjuangan buruh, Ibu Marsinah, mendapatkan gelar terhormat Pahlawan Nasional,” pungkas Andi Gani penuh harap agar semangat perjuangan tersebut dapat terus menginspirasi generasi penerus bangsa.

Laporan : Hartono KS.

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!