15 Juni 2026

JALAN SEHAT MASYARAKAT IPILO KENANG ” TEMPO DOELOE “

0
IMG-20260118-WA0034

GORONTALO – Baraberita.com – Ahad.18 Januari 2026, Masyarakat yang tinggal di Kelurahan Ipilo dan sekitarnya yang tergabung dalam komunitas ”IPILO TEMPO DOELOE” merayakan jalan sehat dalam rangka memperingati hari Patriotik 23 Januari 1942.

Acara jalan sehat dimulai star dari kompleks lapangan 66 Kelurahan Ipilo yang dilepas langsung oleh Dr., Drs., H. Idris Rahim, M.M mantan Wakil Gubernur provinsi Gorontalo, tokoh senior warga kelurahan Ipilo. kompleks lapangan 66 Kelurahan Ipilo yang dilepas langsung oleh Dr. Drs. H. Idris Rahim, M.M mantan Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo, tokoh senior di Jalan Tribrata Kelurahan Ipilo.

Sebelum melepas peserta jalan sehat, Idris Rahim memberikan apresiasi dan semangat kepada peserta jalan sehat yakni dengan mengenang jasa dan perjuangan Almarhum H. Nani Wartabone bersama para pejuang dalam membebaskan masyarakat Gorontalo dari penjajahan.

Nilai juang dari Almarhum Nani Wartabone ini menjadi modal kita untuk mengisi pembangunan dalam berbagai bidang khususnya daerah Gorontalo.

“Saya mengajak kita semua, yakin dan percaya masyarakat yang tinggal di seputaran Kelurahan Ipilo baik yang sudah berada di luar daerah dan yang masih berdomisili di Provinsi Gorontalo akan bersinergi dengan pemerintah untuk mengambil bagian dalam proses perencanaan stratejik, implementasi kebijakan dan evaluasi pembangunan daerah yang kita cintai khususnya Kelurahan Ipilo”

Antusiasme masyarakat Ipilo terlihat dari berbaurnya berbagai kalangan dan profesi pejabat, tokoh masyarakat, pendidik, kalangan muda dan tua, juga Jimmy Tahir berbaur membentuk barisan serta dipandu dengan yel yel ti Guru Yusri Busura sebagai simbol komitmen dan kebersamaan yakni :

IPILO…..!? Satu Suara, Satu Tekad, Pantang mundur,
Ipilo Jaya, Ipilo Luar Biasa,
Siapa kita…..? IPILO….
Yes…. Yes….. Yes

Komunitas Ipilo Tempo Doeloe ini terbentuk dari diskusi ringan beberapa tokoh yang mengambil tema “Locus Lapangan 66”. Pada era itu, tempat ini dijadikan sebagai arena bertemunya kalangan muda mudi serta masyarakat melalui lomba nyanyi, lomba paduan suara yang di koordinir Almarhum Sabuati Husa. Info info dari pemerintah Kelurahan melalui pengeras suara yang di pasang di halaman rumah Ayahanda Yusri Busura (Almarhum Mansir Busura, BA).

Sejatinya terbentuknya wadah ini karena ingin menyatukan dan menjalin silaturahmi semua warga kelurahan Ipilo yang tersebar di seluruh Indonesia.

Berdasarkan jejak digital maka disepakati hari lahir komunitas ini yakni pada tanggal 22 November 2025 dan atas kesepakatan bersama dikukuhkan sebagai tanggal lahirnya komunitas Ipilo Tempo Doeloe.

Ipilo mulolo ini akan berkiprah pada pemberdayaan masyarakat, ekonomi kerakyatan, agama dan budaya berbasis kearifan lokal ungkap ketua panitia kegiatan jalan sehat bersama dalam rangka memperingati hari Patriotik 23 Januari 1942, Husin Rahim.

Ketua panitia juga mengucapkan terima kasih kepada teman teman yang sudah mendukung kegiatan dimaksud dan bersedia akan mengangkat wadah ini menjadi organisasi yang legal dan akan berkontribusi pada partisipasi pembangunan daerah.

Salah satu peserta Alwiyah Abdillah mengungkapan rasa syukurnya, karena dengan ketemu begini ini jadi rasa rindu, rasa senang, dan jadi lebih dekat,”Ungkapnya.

Disamping itu salah seorang tokoh pemuda Tanwir mengungkapkan perasaannya,

”Alhamdulillah Masyaa Allah selamat & sukses silaturahim melalui jalan santai IPILO TEMPOE DOLOE, semoga semuanya sehat, panjang umur, murah rejeki sukses selalu. Ipilo Kelurahan yang TEDUH, warganya paling ramah, kompak dari dulu hingga sekarang, Ipilo punya nilai sejarah khusus untuk Gorontalo,

“Kantor Pos tempat Pak Nani Wartabone mengibarkan Bendera Merah putih, Gedung Nasional lambang tempat perjuangan melawan penjajah, Balai Pertemuan Umum, Sumur Bor, peninggalan Belanda, SMA Negeri 1 Kota Gorontalo tempat mencetak putra putri Gorontalo yang hebat hebat, Rumah Sakit Bersalin Siti Hadijjah, Juara Tumbila Tohe, dan masih banyak lagi nilai-nilai sejarah untuk Kota Gorontalo.” Tutupnya

Kedepan komunitas ini akan segera merapatkan barisan untuk melegalkan organisasi yang memiliki komposisi kepengurusan yang handal dan profesional.

Laporan : Femmy ES. Gubali

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!