20 Agustus 2026

Pemkot Balikpapan Gelar Sosialisasi Kewaspadaan Dini untuk Cegah Radikalisme dan Terorisme

0
IMG-20251025-WA0015

Balikpapan – KALTIM – Baraberita.com -Pemerintah Kota Balikpapan menggelar kegiatan sosialisasi kewaspadaan dini dalam rangka sinergitas anti-radikalisme dan terorisme. Acara ini dihadiri oleh sekitar 200 orang, termasuk pejabat pemerintah, komunitas ojek online, dan masyarakat sipil.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam upaya mencegah serta menangkal penyebaran paham radikalisme dan tindakan terorisme di Kota Balikpapan.

Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, H. Muhaimin, S.T., M.T, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, namun juga merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan bersama terhadap ancaman radikalisme dan terorisme.

Kepala Badan Kesbangpol Balikpapan, Sutadi, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Balikpapan.

Ia juga menyampaikan bahwa kewaspadaan dini bukan hanya tugas aparat pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama. Warga masyarakat, terutama kelompok yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat luas seperti para pengemudi ojek online, memiliki peran penting dalam mendeteksi gejala-gejala awal yang dapat mengarah pada tindakan radikal dan teror.

Panit 1 Satgaswil Kaltim Densus 88 AT Polri, AKP. Andi Husin, menyampaikan materi tentang strategi penanganan terorisme di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa terorisme merupakan proses yang dimulai dari intoleransi dan radikalisme.

Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini dan kontra-narasi dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan tindakan terorisme. Dengan memahami akar permasalahan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen yang tidak hanya waspada, tetapi juga mampu membangun ketahanan ideologi di komunitasnya masing-masing.

Kegiatan ini juga membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan radikalisme di Indonesia, termasuk keadaan anomie serta kekosongan nilai, masuknya ideologi global, dan memicu lahirnya paham dan tindakan radikalisme.

Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman radikalisme dan terorisme. Dengan sinergi dan kerja sama yang baik, diharapkan Kota Balikpapan dapat menjadi kota yang tangguh dan aman dari ancaman radikalisme dan terorisme.

Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam membangun ketahanan nasional dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, diharapkan Kota Balikpapan dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Ojek online memiliki peran penting dalam mendukung kewaspadaan dini masyarakat. Mereka dapat menjadi “mata dan telinga” di lapangan untuk mendeteksi potensi ancaman.

Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, H. Muhaimin, juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta komunitas ojek online yang turut berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah kita.

Teman-teman komunitas ojek online memiliki peran yang sangat penting di masyarakat. Mereka bukan hanya mengantarkan pesanan atau penumpang, tetapi juga menjadi mata dan telinga yang peka terhadap situasi lingkungan di sekitarnya.

Sebagai contoh, para pengemudi ojek online sering kali menjadi pihak pertama yang mengetahui adanya kejadian di lapangan, seperti kebakaran, kecelakaan, perkelahian, atau orang yang membutuhkan pertolongan.

Hal ini menunjukkan bahwa komunitas ojek online memiliki potensi besar dalam mendukung kewaspadaan dini masyarakat.

Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah yang produktif untuk memperkuat sinergi dan komitmen kita semua dalam menjaga Balikpapan agar tetap menjadi kota yang damai, rukun, dan bebas dari paham radikal.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian sosial masyarakat terhadap ancaman radikalisme dan terorisme.

Dengan kerja sama yang baik, diharapkan kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan damai di Kota Balikpapan.

Pemerintah Kota Balikpapan akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap radikalisme dan terorisme.

Masyarakat diharapkan dapat menjadi agen yang tidak hanya waspada, tetapi juga mampu membangun ketahanan ideologi di komunitasnya masing-masing.

Dengan demikian, diharapkan Kota Balikpapan dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam membangun ketahanan nasional dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, diharapkan kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan damai di Kota Balikpapan.

Laporan : OBID SETIAWAN 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!