14 Agustus 2026

Fraksi Gerindra DPRD Balikpapan Serahkan Mekanisme PAW Wawali Pada Proses UU Yang Ada, Lebih Fokus Hadapi Pemilu 2024

0
IMG-20221205-WA0008
Balikpapan – Kaltim, Baraberita.com – Jum’at, 02/12/2022 – Berbeda dengan para koleganya di DPRD kota Balikpapan yang lain, Fraksi Gerindra DPRD kota Balikpapan melalui sosok Muhammad Taqwa, juga sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Balikpapan angkat bicara, mengenai calon wakil Walikota Balikpapan yang hingga akhir tahun ini belum juga dilakukan PAW. Bahkan dua nama calon pengganti Almarhum Tohari Azis, hingga saat ini belum juga diserahkan oleh Walikota Rahmad Mas’ud untuk dilakukan pemilihan di DPRD kota Balikpapan.
Hingga menjelang batas akhir pengusulan yakni Desember 2022 ini, DPRD Kota Balikpapan belum bisa memproses pergantian Wawali, karena belum ada dua nama yang diserahkan oleh Walikota Balikpapan. Kondisi ini bisa memposisikan Rahmad Mas’ud menjadi pemimpin tunggal di Kota Balikpapan hingga periode 2024. Informasi yang diperoleh media ini melalui Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh, S.Sos bahwa masih ada satu Fraksi Partai yang belum menyetujui nama yang akan diajukan Walikota. Sehingga proses pemilihan Wawali selanjutnya terhambat.
Mendasari perkembangan proses politik tersebut, Taqwa selaku Ketua DPC Partai Gerindra kota Balikpapan mengakui sudah tak ingin terfokus pada isu Wakil Wali kota Balikpapan saja. Ada agenda yang juga harus dijalankan Partai, untuk agenda yang juga sama pentingnya, yakni pembenahan struktur kelembagaan Partai agar solid menghadapi Pemilu 2024 yang sudah dekat.
“Biar saja itu berproses, kita sudah cukup maksimal. Sepertinya memang maunya seperti itu kan ? Waktunya semakin mepet ini, saya pikir Gerindra harus juga fokus ke agenda lain, fokus kami bukan disitu lagi,” ujar Taqwa bersemangat kepada awak media.
Dengan bersemangat, Taqwa menerangkan bahwa Partai Gerindra saat ini lebih fokus pada agenda besr Pemilihan Umum tahun 2024. Salah satunya dengan penguatan-penguatan secara struktural di masing masing wilayah kepengurusan Partai Gerindra, agar lebih maksimal menjaring suara nantinya.
“Kita juga mulai fokus berupaya pembenahan struktur Partai, menghadapi Pemilu 2024 yang tinggal satu tahun lagi. Sekali lagi, Partai Gerindra sudah tidak fokus terhadap isu-isu dan rencana pemilihan Wawali ini,” ujar Taqwa menutup pembicaraan seolah menegaskan.
Laporan : Yulsa Zena
follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!