21 Juni 2026

Atlet Terancam Tidak Bisa Bertanding di Porprov VII/2022, Anggota DPRD Balikpapan Sesalkan

0
IMG-20221010-WA0029

Balikpapan – Kaltim, Baraberita.com – Rabu, 05/10/2022 – Dikarenakan masih terkendala persyaratan dalam pencairan dana hibah di KONI Kota Balikpapan, seluruh atlet berprestasi di Kota Balikpapan terancam tidak bisa mengikuti gelaran olahraga bergengsi di tanah Borneo. Porprov ke VII tahun 2022 yang akan digelar di Kabupaten Berau.

Anggora Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, menyayangkan bakal absennya Atlet Kota Balikpapan dalam kegiatan pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim tahun 2022 di Kabupaten Berau, yang akan berlangsung pada bulan November 2022 mendatang.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Doris Eko Rian mengatakan bahwa dirinya sangat menyesalkan kondisi yang demikian. Doris sangat sayangkan, apabila benar Atlet kota Balikpapan tidak bisa mengikuti kegiatan pertandingan Porprov VII di Berau.

“Seharusnya tidak begini. Kami di komisi IV sangat menyesali hal ini terjadi. Kami sudah mengadakan koordinasi dan upaya segala macam ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kota Balikpapan, dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan.” ujar Doris kepada Awak media ini. Rabu (05/10/2022).

Ini pesta olahraga terbesar di tingkat Propinsi Kaltim. Event ini menjadi impian bagi seluruh atlet terbaik di kota Balikpapan, untuk bisa bertanding meraih prestasi. Tentunya prestasi ini juga demi mengharumkan nama Balikpapan.

Persoalan yang masih terjadi, dan belum ada penyelesaian ini harus diselesaikan dengan baik oleh semua pihak. Kita bersama untuk bisa evaluasi ke depannya, agar bisa lebih bersinergi lebih baik lagi. Baik para pengurus KONI, Pemkot Balikpapan, maupun Disporapar Balikpapan.

“Untuk kedepannya, perlu koordinasi yang baik agar bisa lebih bersinergi lebih baik lagi. Baik KONI, Pemkot Balikpapan maupun Disporapar, sehingga dengan demikian atlet-atlet kita bisa bertanding di Porprov VII, maupun event nasional. Kita harus pikirkan nasib atlet-atlet kita, anak-anak kita” ujar Doris masih terlihat kesal.

Absennya keberangkatan atlet-atlet kota Balikpapan ini, dikarenakan belum adanya pencairan dana hibah kota Balikpapan ke KONI Balikpapan tahun anggaran 2022.

Pekot Balikpapan belum berani cairkan dana hibah tersebut, disebabkan karena terdapat beberapa persyaratan yang belum terpenuhi, diantaranya penggunaan dana dalam rangka keperluan kontingen Balikpapan menuju Porprov ke-VII Kaltim di Berau.

“Di dalam Perwali itu, memang ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dalam mencairkan dana hibah. Masih ada beberapa item persyaratan yang belum terpenuhi.” kata Doris menjelaskan.

“Dengan dasar itu, Pemerintah kota tidak berani mencairkan untuk keperluan Porprov VII tahun 2022. Uang rakyat harus dipertanggungjawabkan sebaik-baiknya. Kalau tidak bisa dicairkan masuknya ya ke Silva.” pungkas Doris.

Laporan : Yulsa Zena 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!