500 Orang Lebih Calon Jamaah Umroh ATM Menunggu Kepastian Dimediasi Ustadz AKP H.Sarbini, SH

Balikpapan, BARABERITA.COM Minggu 20/05/2018 Perjuangan 500 orang lebih calon jamaah umroh lewat travel ATM ( Arafah Tamasya Mulia ) Masih belum berakhir, dibuktikan dengan kehadiran mereka di Masjid Baitul Aman Polres Balikpapan, para jemaah datang dari berbagai daerah Indonesia bagian timur, dari Manokwari, Nusa Tenggara Barat, Papua, Makassar, Luwuk, Toli-toli, Morowali, Parigi Moutong, Kotamobagu, Gorontalo, mereka ada yang sudah 1 bulan, tiga minggu, dua minggu di Balikpapan keberadaan mereka di Balikpapan karena sudah dijanjikan pihak ATM kepastian berangkat bulan april 2018 namun sampai tanggal 19 mei 2018 pukul 24.00 wita belum ada kepastian seperti diungkapkan beberapa jemaah, Sitti Fatimah 52 thn asal Manokwari Papua “ Saya dan 69 orang teman-teman sudah 1 bulan menunggu kepastian dari pihak ATM di Balikpapan kami ditelantarkan, menghubungi nomor hp pimpinan ATM Hamzah hpnya tidak pernah aktif, kami ke kantor ATM tidak ada yang melayani kami dipimpong kesana kemari disini kami disuruh sabar, biaya hidup kami sudah sebulan menunggu disini bagaimana ? Pihak ATM jangan cuma diam kami butuh kepastian bulan lalu dijanjikan kami akan diberangkatkan dengan penerbangangan tanggal 23 mei 2018 faktanya tidak ada satu orang pun jemaah asal Papua terdaftar pemberangkatan tersebut semua dari Sulawesi ini tidak adil ucap Erna dengan emosi tinggi.” Ida Purnama dari Berau, “ Kami ditawari paket promo oleh manajemen ATM bahwa kalau dapat 10 orang dapat hadiah 1 unit mobil, atas pernyampainya itu Ida lagsung diteriaki diteriaki jemaah lain huuuuu….?! Boro-boro dapat mobil kepastian berangkat aja tidak ada, jangan percaya bualan Hamzah ucap ibu-ibu lain.” Ramsar 40 thn yang paling banyak bertanya “ Bagaimana ini pihak ATM ( Hamzah dkk) tidak mau datang, yang dikirim pak Ahmad Maulana tidak tau masalah yang sebenarnya, malah berani-beraninya menandatangani perjanjian dengan pihak ATM, bagaimana dengan kami yang memilih opsi refund ? Apa pak Ahmad Maulana siapa ? Begitu ditanya masalah refund Ahmad Maulana kaget karena perjanjian dia dengan Hamzah pemilik ATM tidak ada opsi refund dia focus pemberangkatan jemaah, hal ini membuat suasana memanas, jemaah kembali teria “ Allahu akbar, ada yang teriah Huuuuuu…. Ustadz AKP H. Sarbini, SH yang menjadi penah segera mengambil alih pembicaraan dengan pembawaan seorang ustadz yang begitu disegani jemaah, mulailah ustadz melantunkan ayat-ayat suci Al qur’an sehingga membuat suasana jadi hening seketika sampai ada jemaah bapak-bapak meneteskan air mata, kemudian pembicaraan dilanjutkan lagi oleh Ahmad Maulana yang bersedia untuk gelombang pertama tanggal 23 mei akan diberangkatkan 50 orang sampai dengan 5 juni 200 orang, atas penyampaian tersebut jemaah kembali ada yang bertanya, jadi hanya 200 orang saja yang diberangkatkan ? Atas pertanyaan tersebut pihak Maulana kembali berjanji bahwa pemberangkatan kembali setelah hari raya haji nanti ! Ramsar dan Rusdi kembali bertanya “ Lho ! Kog hanya sampai oktober selanjutnya bagaimana ? Maulana menjawab saya kasitasnya hanya membatu dan saya mau audit dulu keuangan ATM baru dari situ saya bisa bicara banyak, kemarin ada orang yang mau peduli masalah yang dihadapi travel ATM, beliau mau membantu masalah keuangan yang dihadapi ATM dan menyerahkan 3 sertifikat rumah dihibahkan untuk menalangi kekurangan yang dihadapi ATM walaupun tidak semua. Selanjutnya haji Rzali dari Samarinda dia bingung dengan 12 orang keluarganya yang belum ada kepastian, “ Saya tiapa hari bolak balik Balikpapan Samarinda menanyakan hal ini ke ATM namun tidak ada kepastian !? Mohon pihak pak Maulana jangan hanya banyak berjanji kami butuh bukti. “ Atas keluhan dan tuntutan jemaah calon umroh tersebut pihak Ahmad Maulana yang ditemani beberapa rekannya, Hj. Rita Ruzwan, SH., Pengacara dan Pengusaha, H. Mustaqim seorang banker, H. Samsuar Auditor berjanji memberikan solusi terbaik untuk para jemaah ATM dan hal ini yang dikejar oleh Ustadz AKP H. Sarbini, SH, “ Kalau pihak ATM masih ingkar atas janji malam ini hari senin bapak ibu datang ke Polres silahkan melapor nanti saya dampingi jangan takut dan jangan bertindak diluar hukum, posisi bapak ibu sekarang secara hukum diatas namun kalau sudah bertindak diluar hukum fatal akibatnya. Pungkas ustadz yang disenangi dan disegani para jemaah kalau ceramah.

Laporan : Arimin JW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *