25 April 2026

Keluhan Air Bersih Warga Kota Balikpapan, Jadi Atensi Dewan

0
IMG-20221113-WA0012
Balikpapan – Kaltim, Baraberita.com – Jum’at, 11/11/2022 – Masalah ketersediaan air bersih bagi sebagian kecil masyarakat kota Balikpapan masih terus menjadi persoalan klasik yang belum tuntas. Setiap saat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Balikpapan mendapat keluhan dari warga yang belum mendapatkan air PDAM. Menanggapi keluhan tersebut, Suwanto Anggota DPRD akan memperjuangkan aspirasi warga dengan meminta kejelasan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Hal ini menyikapi tindak lanjut hasil serap aspirasi beberapa hari yang lalu. Mayoritas warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih PDAM.
Berbagai permasalahan air bersih menjadi dominan seperti pelanggan yang tidak dapat dilayani akibat tidak adanya pipa Induk, lamanya pemasangan baru karena alasan tertentu pihak PDAM.
Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Suwanto menjelaskan bahwa keluhan warga terkait PTMB banyak masuk ke DPRD Kota Balikpapan. Adanya perubahan direksi PTMB yang baru diharapkan mampu menjalankan tugas yang dipercayakan oleh Wali Kota Balikpapan terhadap dirinya. Permasalahan air bersih di Kota Balikpapan bisa berkurang.
“Masalah silih berganti menjadi kendala. Air mati, kerusakan pipa PDAM, karena alasan banyak pipa yang sudah berumur lebih hari 30 tahun. harusnya PDAM sudah bisa antisipasi dini,” Ujar Suwanto terlihat agak kesal, Jumat 11 Nopember 2022.
Pemasangan sambungan baru air PDAM melalui program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sudah berjalan bertahun-tahun, namun belum juga terealisasi semua hingga saat ini.
“MBR ini program bagus, namun lagi-lagi alasannya karena air baku yang tidak cukup. Harusnya selaku perusahaan PDAM sudah cari solusinya,” kata Politisi muda Partai PDI Perjuangan, mantan direktur Balistik ini.
Pemasangan MBR untuk saat ini Sambungan Rumah (SR) yang merupakan sambungan pipa distribusi PDAM menuju meteran pipa rumah tangga, mendapat pembiayaan dari bantuan pemerintah. Hal ini berbeda tahun sebelumnya, warga yang mendapat MBR harus mengangsur.
Ditanya terkait data-data warga yang mengajukan MBR, Suwanto mengaku bahwa selama ini pihak PDAM tidak pernah memberikan data kepada DPRD Balikpapan. Untuk memenuhi aspirasi warga, DPRD akan terus memperjuangkan agar terpenuhi demi kesejahteraan hidup warga Balikpapan.
“Saya selaku Ketua Komisi II, akan kembali mengundang pihak PDAM dan OPD terkait. Kita diskusi mencari solusi demi kesejahteraan warga Balikpapan. Untuk tuntaskan masalah air bersih ini,” pungkas Suwanto bersemangat.
Laporan : Yulsa Zena
follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!