29 April 2026

Kecelakaan di Perlintasan Stasiun Bekasi Timur Timbulkan 14 Korban Jiwa dan 84 Luka-luka

0
image (1)

JAKARTA – Baraberita.com – Sebuah peristiwa kecelakaan yang melibatkan kendaraan dan kereta api terjadi di kawasan sekitar Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada hari Senin, 27 April 2026. Insiden ini menimbulkan dampak yang cukup serius, di mana tercatat sebanyak 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang beragam.

Menyikapi peristiwa tersebut, penanganan segera dilakukan secara terkoordinasi oleh aparat kepolisian bersama berbagai instansi terkait yang hadir di lokasi kejadian. Semua langkah diambil dengan tujuan untuk meminimalkan dampak yang terjadi serta memastikan proses penanganan berjalan secara cepat dan tertib.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan kronologi singkat terjadinya peristiwa tersebut. Kecelakaan bermula ketika sebuah kendaraan melintas di jalur perlintasan rel kereta api yang berada di wilayah sekitar stasiun tersebut.

Pada saat yang bersamaan, sebuah rangkaian kereta api diketahui sedang melintas di jalur yang sama dan tidak mampu lagi menghindari terjadinya benturan. Akibatnya, kendaraan yang melintas di perlintasan tersebut tertabrak, yang kemudian menimbulkan korban jiwa maupun korban luka-luka sebagaimana yang telah tercatat.

Segera setelah menerima laporan mengenai terjadinya musibah ini, petugas yang bertugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan tahap awal. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk mengendalikan situasi serta memastikan keamanan dan kelancaran setiap proses yang dilakukan.

Kombes Pol Budi juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian proses pemulihan pascakejadian. Dukungan yang diberikan mencakup berbagai aspek, mulai dari pengamanan lokasi kejadian hingga pelaksanaan proses evakuasi terhadap para korban.

“Polisi turut mendukung evakuasi, pemulihan, dan pengidentifikasian korban agar seluruh proses penanganan dapat berjalan dengan cepat dan tepat,” tegas Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangan yang disampaikannya pada Selasa, 28 April 2026.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, terdapat sebanyak sepuluh jenazah korban yang disemayamkan di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Kramat Jati. Kesepuluh jenazah tersebut saat ini masih dalam tahap proses identifikasi mengingat data diri dan identitas korban belum dapat dipastikan secara jelas.

Upaya untuk mengungkap identitas para korban terus dilakukan secara menyeluruh oleh tim gabungan yang dibentuk khusus untuk menangani kasus ini. Semua proses dijalankan dengan ketelitian guna memastikan data yang diperoleh akurat, sehingga jenazah dapat segera diserahkan kepada keluarga yang berhak.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga pasca terjadinya kecelakaan tersebut untuk segera mendatangi Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Langkah ini diharapkan dapat membantu proses pencocokan data serta mempercepat penyelesaian tahapan identifikasi para korban secara keseluruhan.

Laporan : Agus Nugroho 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!