13 Agustus 2026

Satbrimob Polda Maluku Cepat Tangani Kebakaran di Namlea, Api Berhasil Dipadamkan Kurang Lebih Satu Jam

0
image (1)

Namleak Buru – MALUKU – Baraberita.com – Personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Maluku bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran yang terjadi di sekitar depan Markas Kompi 3 Batalyon A Pelopor, wilayah Namlea, Kabupaten Buru. Langkah ini diambil guna mencegah kobaran api meluas serta menimbulkan dampak yang lebih besar, baik bagi lingkungan maupun warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Respons cepat tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan sekaligus pelayanan kepolisian dalam menghadapi situasi darurat. Hal ini disampaikan Komandan Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Maluku, AKP Robby Sinay, Kamis (13/08/2026).

Sebanyak 30 personel Kompi 3 Batalyon A Pelopor segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Penugasan ini langsung dipimpin oleh Danki 3 sendiri, AKP Robby Sinay.

Pemadaman resmi dimulai sekitar pukul 18.20 WIT. Dalam penanganannya, pasukan turut membawa Armoured Water Cannon (AWC) serta memanfaatkan sejumlah peralatan pendukung pemadaman yang sudah tersedia di lokasi kegiatan.

Sesampainya di tempat kejadian, petugas langsung bergerak mengendalikan setiap titik api yang ada. Fokus utama ditujukan agar kobaran api tidak melebar ke daerah lain yang berisiko memperluas jangkauan kebakaran.

Berkat gerak cepat dan kerja sama yang baik antarpersonel, api berhasil dikuasai sepenuhnya. Kurang lebih satu jam sejak penanganan dimulai, tepatnya pukul 19.25 WIT, seluruh kobaran api dinyatakan berhasil dipadamkan.

Petugas tetap berada di lokasi guna melaksanakan proses pendinginan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi percikan api yang bisa menyala kembali dan membakar kawasan tersebut. Kegiatan ini berakhir pukul 19.35 WIT.

Hasil akhir dari seluruh upaya tersebut menunjukkan perkembangan yang baik. Keadaan di lokasi kejadian dan sekitarnya kini dilaporkan sudah sepenuhnya aman serta terkendali.

Robby menjelaskan pengerahan kekuatan dilakukan segera setelah pihaknya menerima laporan adanya kebakaran. “Begitu mengetahui adanya kebakaran, personel langsung kami kerahkan untuk melakukan pemadaman. Prioritas kami adalah mengendalikan api secepat mungkin agar tidak meluas dan memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penanganan cepat sangat diperlukan. Hal ini mengingat api berpotensi menyebar dengan sangat cepat jika berada di daerah yang banyak ditumbuhi tanaman kering atau benda-benda yang mudah terbakar.

“Kami akan terus menyiapkan personel untuk merespons setiap situasi yang membutuhkan penanganan cepat. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya pembakaran yang tidak terkendali,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Satuan Brimob Polda Maluku, Kombes Pol Tedy Purnanto, menyatakan bahwa kesiapan pasukan seperti ini sudah semestinya dilakukan. Hal itu adalah bagian dari tugas pokok kepolisian untuk memberikan rasa aman serta perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Satbrimob Polda Maluku selalu menyiagakan personel dan sarana untuk mendukung penanganan berbagai situasi yang membutuhkan respons cepat, termasuk kebakaran. Prinsipnya, setiap potensi kebakaran harus ditangani sedini mungkin agar tidak meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh warga untuk bekerja sama menjaga keselamatan. Masyarakat diharapkan turut waspada dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda kebakaran atau hal-hal yang berpotensi menimbulkan bahaya. “Pencegahan jauh lebih penting. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran. Kecepatan informasi akan sangat membantu kecepatan penanganan di lapangan,” ujarnya. Polda Maluku menegaskan akan senantiasa memperkuat kesiapan pasukan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan kejadian darurat di wilayah hukumnya.

Laporan :  Yulsa Zena

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!