Penolakan Massa Aliansi Ormas Balikpapan, Berujung Pemulangan Aktivis #2019GantiPresiden

MEI CHRISTHY SENGOC, tokoh muda Balikpapan yang selalu tampil modis & enerjik ini “

Balikpapan, BARABERITA.COM  Sabtu, 15/09/2018  Aktivis #2019GantiPresiden oleh massa Aliansi Ormas daerah di kawasan Perumahan Pondok Karya Agung, Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan, pada hari Jum’at 14 September 2018 oleh ratusan massa dari Aliansi Ormas Daerah dan OKP Balikpapan yang dipimpin Suriansyah alias Prof, berlangsung aman dan damai. Bererapa tokoh Balikpapan yang ditemui baraberita.com menyatakan salut atas semua pihak yang bisa mengendalikan diri, bersikap bijak, demi tetap menjaga stabilitas Kamtibmas yang kondusiv di kota Balikpapan.

MEI CHRISTHY SENGOC, tokoh muda Balikpapan yang selalu tampil modis & enerjik ini “ Bersyukur, atas semua pihak di Balikpapan yang bisa saling menjaga diri, demi mewujudkan moto kota Balikpapan kubangun, kujaga & kubela. “

Dinamika sosial politik di kota Balikpapan ini cukup tinggi, penduduknya heterogen suku, agama dan pilihan politiknya. Namun semua perdedaan  yang muncul menjadi potensi gangguan, selalu bisa ending dengan saling bersalaman. Masyarakat Kaltim khususnya Balikpapan sudah sepakat tidak perlu ada deklarasi #2019gantipresiden atau #jokowi2periode atau kegiatan serupa sebelum masa kampanye tiba.

“Mbok ya sabar. Kalau mau  ganti presiden ada masa kampanye. Ada waktu dan tempatnya. Bukan dimasa sekarang. Sehingga bisa membuat marah rakyat yang setia kepada NKRI dan pemerintah yang syah” ujarnya sedikit emosi, tak sadar terlihat senyum cantiknya yang khas.

“Saya acungi jempol Polres Balikpapan. Bertindak cepat sebelum ada keributan fisik. Kapolres bang Wiwin, untung segera datang. Dan saya juga salut kepada pihak panitia, yang bisa memahami penolakan masyarakat Balikpapan, sehingga tidak ada bentrok fisik” tambahnya. “

Hj. Arina Aliyu, Pengurus KKIG Balikpapan

“Saya acungi jempol Polres Balikpapan. Bertindak cepat sebelum ada keributan fisik. Kapolres bang Wiwin, untung segera datang. Dan saya juga salut kepada pihak panitia, yang bisa memahami penolakan masyarakat Balikpapan, sehingga tidak ada bentrok fisik” tambahnya. “

Lain lagi dengan Rosita Dano, ibu muda yang menekuni usaha kuliner, rumah makan Banyuwangi di Jalan MT Haryono, “ Semoga gusti Allah SWT, senantiasa melindungi semua warga Kota Balikpapan demi terciptanya rasa aman, Kalau daerah kita aman Insya Allah banyak berkah yang kita akan peroleh. ”

Diberitakan sebelumnya, ratusan aktifis Ormas mengusir Achmad Fuad Dachlan alias Abu Jibril, aktivis  gerakan #2019GantiPresiden yang rencananya hendak melakukan deklarasi di Kota Samarinda, Kaltim pada Sabtu (15/9/2018) besok.

Laporan : Camar 52

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *