27 September 2026

Longsor Susulan Tutup Jalan Lubuk Basung–Bukittinggi, Polisi Imbau Warga Waspada

0
image (1)

Agam – SUMBAR – Baraberita.com – Personel Polsek Tanjung Raya, Polres Agam, terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi banjir serta tanah longsor yang terjadi di wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Pemantauan dilakukan pada Jumat (02/01/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menyusul terjadinya longsor susulan yang muncul sejak pergantian tahun baru.

Diketahui, kejadian longsor susulan pertama kali terjadi pada Kamis (01/01/2026) sekitar pukul 01.45 WIB. Bencana tersebut mengakibatkan material tanah menutup total akses jalan Lubuk Basung–Bukittinggi, membuat jalur tersebut tidak dapat dilalui kendaraan maupun masyarakat dari kedua arah pergerakan.

Selain menghalangi akses jalan, longsor susulan juga berdampak pada hunian warga. Sejumlah rumah warga di sekitar lokasi kejadian dilaporkan tertimbun material tanah yang mengalir dari lereng atas, sementara satu unit alat berat yang sedang melakukan pekerjaan juga sempat terbenam dalam longsoran.

Berkat upaya cepat tanggap petugas yang berada di lapangan, alat berat yang tertimbun berhasil dievakuasi. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengantisipasi potensi longsor tambahan akibat aktivitas di lokasi rawan.

Hingga pagi hari Jumat, kondisi di lokasi bencana masih tidak membaik. Wilayah tersebut tetap diliputi hujan lebat yang menyebabkan banjir lumpur terus berlangsung, meningkatkan risiko terjadinya longsor lanjutan di wilayah sekitarnya.

Kapolsek Tanjung Raya AKP Muzakar menjelaskan bahwa longsor susulan kembali muncul pada malam sebelumnya dan memberikan dampak signifikan pada akses utama wilayah Kabupaten Agam. Kejadian ini menjadi tantangan baru setelah beberapa kali terjadi bencana serupa akhir-akhir ini.

“Pada malam tadi terjadi longsor susulan yang menyebabkan akses jalan dari Bukittinggi menuju Maninjau dan sebaliknya tutup total. Saat ini, fokus pekerjaan kami adalah membuka aliran air yang tertutup material longsor, karena air meluap dan mengalir ke berbagai arah,” ujar AKP Muzakar.

Selain menangani aliran air yang meluap, aparat juga tengah melakukan pembersihan jalan menggunakan alat berat guna membuka kembali akses yang terhalang. Proses ini dilakukan secara bertahap mengingat kondisi tanah yang masih labil akibat hujan terus-menerus.

AKP Muzakar juga mengimbau masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang masih berlangsung. Ia menekankan pentingnya menghindari daerah rawan longsor dan segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman jika diperlukan.

Polsek Tanjung Raya bersama unsur terkait terus bersiaga di lokasi bencana serta melakukan pemantauan intensif selama 24 jam. Langkah ini bertujuan mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan lagi dan memastikan keselamatan seluruh masyarakat di wilayah terdampak.

Laporan : Virginia D. Malalantang 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!