8 Agustus 2026

Komjen Dedi Pimpin Apel – 1.500 Personel Polri Dikirim ke Aceh, Sumut, Sumbar

0
image

JAKARTA – Baraberita.com – Apel pemberangkatan personel Polri untuk penanggulangan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo. Acara berlangsung di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri sebagai tindak lanjut perintah Kapolri.

Tujuan apel yang dipimpin Komjen Dedi adalah memastikan kesiapan personel, peralatan, serta sarana dan prasarana pendukung di seluruh wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar yang terdampak bencana. Semua langkah ini dirancang untuk menanggapi situasi dengan cepat dan tepat.

Dalam keterangan kepada awak media, Wakapolri Komjen Dedi menegaskan bahwa apel pemberangkatan ini termasuk dalam rangkaian apel kesiapsiagaan nasional. Sebelumnya, apel serupa juga telah dilaksanakan langsung oleh Kapolri untuk mendukung penanganan di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

“Sesuai dengan perintah Bapak Kapolri, hari ini Polri kembali melaksanakan apel kesiapsiagaan sekaligus apel pemberangkatan personel untuk penanggulangan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” ujar secara langsung Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Komjen Dedi menjelaskan bahwa penambahan kekuatan ini diambil setelah evaluasi penanganan bencana selama satu bulan terakhir di wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumut, dan Sumbar. Hasil evaluasi menunjukkan kebutuhan akan penguatan personel di lapangan.

Badan Penanggulangan Bencana juga telah meminta Mabes Polri menambah dua batalion personel. Menurut Komjen Dedi, secara keseluruhan hingga akhir tahun ini Polri akan memberangkatkan total 1.500 personel ke Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Personel baru tersebut akan difokuskan di Aceh Tamiang dan Aceh Utara, serta sejumlah wilayah terdampak di Sumut dan Sumbar. Wakapolri Komjen Dedi menyatakan bahwa fokus ini ditetapkan berdasarkan tingkat keparahan bencana di masing-masing daerah.

Penguatan personel ini direncanakan akan berlanjut pada Januari hingga Februari 2026. Komjen Dedi menjelaskan bahwa jadwal pelaksanaan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi yang terjadi di seluruh wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Wakapolri Komjen Dedi menegaskan bahwa penambahan personel sangat dibutuhkan. Personel organik di Aceh, Sumut, dan Sumbar telah melaksanakan tugas hampir selama satu bulan penuh.

“Secara fisik dan psikologis, rekan-rekan kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar sudah mengalami tingkat kelelahan yang cukup tinggi,” katanya. Komjen Dedi menambahkan bahwa pengiriman personel baru diperlukan agar keberlangsungan dan efektivitas tugas kemanusiaan tetap terjaga.

Selain penguatan personel, menurut Komjen Dedi, Polri juga mengerahkan berbagai peralatan pendukung mitigasi bencana ke Aceh, Sumut, dan Sumbar. Di antaranya adalah alat berat, sarana distribusi logistik, serta dukungan penyediaan air bersih.

Wakapolri Komjen Dedi menyatakan bahwa Kapolri memberikan atensi khusus terhadap percepatan pengerahan alat berat dan pembangunan sumur bor di wilayah pengungsian di Aceh, Sumut, dan Sumbar. “Penggunaan alat berat menjadi prioritas karena pembersihan manual membutuhkan waktu lama, sementara cuaca berpotensi hujan dan banjir kembali di daerah tersebut,” tegasnya.

Komjen Dedi menjelaskan bahwa Polri juga memprioritaskan pemenuhan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Termasuk penyediaan obat-obatan, tenaga medis, serta kebutuhan anak-anak dan ibu-ibu di lokasi pengungsian.

Usai memimpin apel, Wakapolri Komjen Dedi bersama tim dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke Medan (Sumut), Aceh Utara, Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah (Sumut), serta wilayah Agam (Sumbar) untuk memastikan kebutuhan dasar terpenuhi optimal.

Menutup arahannya, Komjen Pol Dedi Prasetyo meminta seluruh jajaran memastikan kesiapan selama satu bulan ke depan dan meningkatkan koordinasi dengan pemangku kepentingan di Aceh, Sumut, dan Sumbar. “Kehadiran Polri yang bersinergi merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat, khususnya di daerah terdampak bencana dan menjelang Ramadan,” pungkasnya.

Laporan  : Hartono KS 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!