8 Juni 2026

Kebakaran Panti Werdha Manado: 16 Jiwa Tewas Terjebak Api, 16 Lainnya Selamat

0
1766964623011

Manado – SULUT – Baraberita.com – Malam minggu tanggal 28 Desember 2025 menjadi momen kelam bagi penghuni Panti Werdha Damai yang terletak di Jalan Pingkan Matindas, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Kebakaran hebat tiba-tiba melanda bangunan panti yang cukup besar, memicu kepanikan di antara penghuni yang sebagian besar sudah berusia lanjut dan kurang berdaya.

Menurut informasi awal dari kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan Kota Manado, Jimmy C. E. Rotinsulu, perkiraan total penghuni panti sebelum kebakaran adalah 35 orang. Sebelum api menyebar, tiga orang di antaranya telah ditarik keluarga untuk sementara tinggal di luar panti.

Kejadian kebakaran segera diketahui oleh masyarakat sekitar yang melihat api membesar dari salah satu bagian bangunan. Warga setempat segera berusaha membantu proses evakuasi, meskipun kondisi semakin memburuk seiring dengan menyebarnya api dan asap tebal.

Pihak pemadam kebakaran kota Manado cepat merespons dengan mengerahkan sedikitnya enam armada pemadam ke lokasi. Petugas bekerja keras memadamkan kobaran api dan mencegahnya merambat ke bangunan lain di sekitar panti.

Proses evakuasi berjalan dengan dramatis karena banyak penghuni yang sulit bergerak sendiri akibat usia dan kondisi kesehatan. Berkat kerja sama antara petugas damkar, warga, dan aparat kepolisian, sebanyak 16 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Sayangnya, musibah ini juga menimbulkan korban jiwa. Hingga laporan ini dibuat, tercatat sebanyak 16 orang meninggal akibat terjebak di dalam bangunan yang terbakar. Petugas masih terus melakukan pencarian untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal.

Aparat kepolisian juga telah tiba di lokasi untuk mengamankan area dan memulai penyelidikan awal mengenai penyebab kebakaran. Sampai saat ini, penyebab pasti kebakaran dan total kerugian material belum dapat dipastikan secara definitif.

Pemerintah Kota Manado segera mengambil tindakan darurat setelah kejadian. Wali Kota Manado, Andrei Angouw, dikabarkan akan berkunjung ke lokasi untuk melihat langsung kondisi dan memberikan dukungan moral kepada korban serta keluarga mereka.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado juga turut berperan dalam memberikan bantuan darurat. Korban selamat dan keluarga korban meninggal akan diberikan makanan siap saji, tenda, dan keperluan dasar lainnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga telah memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota Manado. Berkoordinasi dengan dinas terkait, provinsi akan membantu dalam proses pemulihan dan menilai kebutuhan tambahan bagi korban.

Selain bantuan material, pemerintah juga akan menyediakan dukungan psikologis bagi korban selamat dan keluarga yang kehilangan orang tersayang. Tim tenaga kesehatan dan konselor akan dibentuk untuk memberikan pendampingan.

Musibah kebakaran ini menjadi peringatan bagi pemerintah dan masyarakat tentang pentingnya keamanan kebakaran di tempat tinggal lansia. Pemerintah berjanji akan melakukan pengecekan ulang terhadap standar keselamatan kebakaran di semua panti werdha di wilayah Manado untuk mencegah terjadinya bencana serupa di masa depan.

Laporan : Atriani Luas 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!