Kamaruddin Reses, Berjanji Wajib Perjuangkan Aspirasi Warga

Balikpapan – Kaltim, Baraberita.com -Rabu, 22/06/2022 – Kamaruddin, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Balikpapan, aktif menjaring aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses masa sidang II tahun 2022. Kali ini Reses di Jalan Sepakat RT 16 Kelurahan Baru Tengah kecamatan Balikpapan Barat.

Berbagai aspirasi dikeluhkan warga seperti Towilah warga 16, mengeluhkan truk besar yang mengantri solar hingga puluhan meter, sehingga ketika mau mencari parkiran susah. Padahal Kota minyak tapi kenapa antri minyak, hingga setiap hari membuat antri panjang mengganggu aktifitas warga.

Selanjutnya, Ketua RT 13 Imam Basuni mengeluhkan jika selama ini warga kesulitan masalah air PDAM. Pernah mengusulkan dan pernah dilakukan survei, ternyata ada titik yang tidak ada pipa induk, sehingga hingga saat ini tidak ada solusi. Warganya banyak belum menikmati layanan air PDAM. Selain itu juga lampu penerangan jalan, ada beberapa titik yang belum terpasang, walaupun sebelumnya sudah ada dipasangkan oleh Kamarudin.

Lain lagi, warga RT 11 Armayana mengeluhkan masalah sekolah, padahal rumah dekat dengan area sekolah, tetapi tidak diterima di sekolah wilayah Balikpapan Barat. “Anak kita ini mau sekolah kemana pak. Nasib anak kami gimana ini pak, terbuang-buang jadinya,” katanya kesal.

Ketua RT 15 Akbar minta solusi masalah truk, agar bisa diatur terutama tempat pembuangan sampah. Karena ketika truk yang akan mengambil sampah tidak bisa masuk dan ketika hujan sampah akan meluap, mengakibatkan banjir di rumah warga, karena sampah menutupi drainase.

Menyikapi beberapa keluhan warga, Kamaruddin si politisi NasDem ini mengatakan, jika persoalan solar secara nasional ada perbedaan harga antara solar industri dan subsidi. Ada empat SPBU yang diperbolehkan menjual solar. Seiring waktu, pengguna solar industri menggunakan solar subsidi, sehingga terjadilah antrian ini.

“Masalah solar ini tidak bisa kita selesaikan oleh Dewan daerah. Kita akan coba cari solusi dengan anggota Dewan lainnya, bagaimana solusinya. Mudah-mudahan nanti ada solusinya,” ungkapnya.

Terkait persoalan PDAM menjadi persoalan lama di Kampung Baru, dikarenakan ada pipa induk tapi sudah tua, ada juga pipa induk tapi tidak ada tekanan, kemudian pipa sudah di pasang tapi air tidak mengalir. “Persoalan ini dari awal selalu saya angkat, apa sih persoalannya,, namun masih saja dalam progres, sehingga harus terus dikawal” ucapnya Kamaruddin optimis.

Mengenai anak yang ingin sekolah di sekolah negeri banyak sekali, sedangkan sekolah negeri yang tersedia ini terbatas. Apalagi PPDB ini sudah ada peraturan menteri yang mengatur bahwa tidak berdasarkan RT tetapi menggunakan jarak.

“Persoalan PPDB ini bukan persoalan baru tapi sudah lama dan ini selalu menjadi pembahasan kami untuk diperjuangkan,” imbuhnya.

Mengenai persoalan antrian truk akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Perhubungan, kemudian untuk masalah sampah yang tidak terangkut akan dilakukan RDP dengan Dinas Lingkungan Hidup. “Nanti saya akan sampaikan apa yang bapak keluhkan. Masalah pendidikan, semenisasi jalan, air PDAM, pembuangan sampah. Kebetulan dinas terkait ini sebagai mitra kerja kami,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Anggota DPRD Dapil wilayah Utara mengingatkan kepada warga untuk tidak membuang sampah di laut.

“Pemerintah siapkan anggaran untuk mengangkat semua sampah agar bersih. Ini menyangkut kesehatan juga. Kami sudah usahakan untuk membersihkan, kemudian nantinya pemerintah memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan,” pungkasnya penuh semangat.

Laporan : Yusni

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.