14 Agustus 2026

Dua Pohon Besar Rawan Tumbang di Jalan Gunung Awu Pakadoodan Bitung, Warga Minta Segera Ditangani

0
IMG_20260813_170613

Bitung – SULUT – Baraberita.com – Di Jalan Gunung Awu, tepatnya di sisi bangunan Klenteng yang mengarah ke Gereja Nafiri, Kelurahan Pakadoodan, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, berdiri dua batang pohon besar yang sudah berumur puluhan tahun. Keberadaan pohon ini kini menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi warga maupun siapa saja yang melintas di lokasi tersebut.

Dilihat dari kondisi fisiknya, akar pohon sudah terlihat terangkat ke permukaan tanah. Selain itu, batangnya pun tampak miring ke arah jalan raya. Kondisi ini membuat kedua pohon tersebut terancam tumbang sewaktu‑waktu tanpa diduga sebelumnya.

Ancaman ini sangat dirasakan oleh warga Kelurahan Pakadoodan serta lingkungan sekitarnya. Jalan tersebut setiap hari ramai dilalui berbagai kalangan, mulai dari pejalan kaki, anak‑anak yang bersekolah, pengendara sepeda motor, hingga kendaraan bermuatan lainnya.

Ketika cuaca berubah buruk, terutama saat angin kencang bertiup atau hujan lebat turun, rasa cemas warga semakin memuncak. Pohon yang menjulang besar itu terlihat semakin tidak stabil dan mudah bergoyang tertiup angin.

Ronny, salah seorang warga setempat yang berusia 50 tahun, mengungkapkan kegelisahannya. Ia sering melihat batang pohon itu bergoyang cukup kuat bilamana cuaca sedang buruk. “Kami takut sekali, terlebih anak‑anak sering lewat ke sana pergi pulang sekolah. Kalau tiba‑tiba tumbang, siapa yang dapat menjamin keselamatan mereka?” ucapnya dengan nada cemas, Kamis, 13/08/2026.

Menyadari adanya bahaya yang terus mengancam keselamatan nyawa ini, sejumlah warga telah melaporkan keadaan tersebut kepada pihak berwenang, termasuk menyampaikannya kepada anggota dewan. Anggota dewan yang menerima laporan itu pun berjanji akan menyampaikan hal ini kepada dinas terkait agar segera ditindaklanjuti.

Warga berharap para wakil rakyat tidak menunda‑nunda pengambilan keputusan. Mereka meminta agar segera memberikan perintah kepada dinas yang berwenang untuk menangani masalah ini. Jangan sampai baru bertindak setelah ada korban berjatuhan.

Keselamatan nyawa warga harus menjadi prioritas utama. Tidak ada hal yang lebih berharga daripada keselamatan jiwa setiap orang. Prinsip pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan setelah musibah terjadi.

Seluruh warga yang beraktivitas di sekitar lokasi berharap anggota dewan segera memfasilitasi langkah‑langkah selanjutnya. Perlu adanya koordinasi yang menyeluruh agar pekerjaan penebangan atau pemangkasan pohon dapat segera terlaksana sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

Warga juga meminta agar proses penanganan ini tidak berlarut‑larut. Bahaya itu nyata dan terlihat jelas setiap hari. Harapan mereka sederhana: agar keluarga, anak‑anak, serta setiap orang yang melintas dapat beraktivitas dengan tenang tanpa rasa takut dan cemas.

Laporan : Affandy Tagai

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!