17 Maret 2026

Danang Dukung Pemkot Balikpapan Kerjasama Dengan Sulbar Penuhi Kebutuhan Sembako

0
IMG-20230521-WA0081
Balikpapan – Kaltim, Baraberita.com – Jum’at, 05/05/2023 – Pemerintah Kota Balikpapan berencana melakukan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok di Kota Beriman ini. Rencana ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan, dari Fraksi Partai Gerindra Danang Eko Susnto, yang bersedia mendukung penuh rencana Pemkot Balikpapan tersebut.
Danang menilai kerja sama yang direncanakan oleh Pemkot Balikpapan dengan Pemerintah Provinsi Sulbar, dalam hal pemenuhan kebutuhan bahan pokok sangatlah tepat dan diperlukan.
Hal tersebut mengacu bahwa Kota Balikpapan bukanlah kota atau wilayah pertanian. Dimana untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat Balikpapan banyak dipasok dari daerah di luar Balikpapan, diantaranya Jawa dan Sulawesi.
“Kota Balikpapan ini bukanlah kota atau wilayah pertanian, sehingga kita masih mengandalkan pasokan sembako dari pulau Jawa dan Sulawesi, seperti beras dan sayur-mayur dari pulau Sulawesi.” kata Danang saat ditemui awak media di ruang Komisi II DPRD Balikpapan belum lama ini.
Danang menguraikan saat ini Balikpapan merupakan kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN), secara otomatis akan berdampak banyaknya pertambahan penduduk dari luar daerah yang masuk ke kota Balikpapan. Termasuk Mega Proyek RDMP Pertamina juga banyak mendatangkan tenaga kerja dari luar, sehingga Pemkot Balikpapan harus melakukan antisipasi dini, dengan stok kebutuhan bahan pokok bagi penduduk kota Balikpapan.
“Dengan terus meningkatnya jumlah penduduk di Balikpapan, jika Pemerintah Kota tidak menyetok kebutuhan bahan pokok dari luar, dipastikan ke depannya akan berdampak buruk bagi masyarakat,” jelas Danang.
Dengan adanya kerja sama tersebut dapat memenuhi kebutuhan pokok bagi masyarakat Balikpapan, juga mampu menekan lonjakan harga-harga kebutuhan bahan pokok di pasaran, sehingga tidak terjadi inflasi.
“Dewan akan terus menjalankan fungsi pengawasan, agar tidak ada pihak yang seenaknya menaikkan harga sembako. Harus ada standarisasi harga yang menjadi acuan. Jika kerja sama antar dua daerah dapat terealisasi, Pemerintah kota dapat memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat serta dapat menstabilkan harga-harga di pasaran” Danang menutup pembicaraan dengan media.
Laporan : Yulsa Zena

Loading

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *