SPIT Tahap III Hadirkan Teknologi Kecerdasan Buatan, Pelatihan Operator Resmi Dibuka
JAKARTA — Baraberita.com — Kepala Subbagian Penerangan Informasi dan Dokumentasi Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Drs. S. Erlangga, M.I.Kom., secara resmi membuka Pelatihan Operator SPIT Tahun Anggaran 2026 pada Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka di Hotel Vernanda maupun secara daring melalui aplikasi Zoom selama tiga hari berturut-turut.
Pelatihan ini dihadiri oleh para operator dari berbagai unit kerja di lingkungan Polri. Pada sesi pertama, narasumber Luhur Wisnuaji, S.E., M.MSI., memaparkan pembaruan yang ada pada sistem SPIT tahap III.
Luhur menjelaskan bahwa pembaruan terbesar terletak pada integrasi kecerdasan buatan ke dalam sistem. Dengan dukungan teknologi tersebut, pengelolaan informasi dapat dilakukan lebih terintegrasi, mulai dari proses penulisan hingga analisis hasil publikasi.
Seluruh rangkaian pengelolaan informasi kini didukung oleh fitur yang lebih canggih, namun tetap mudah dioperasikan. “Pengembangan SPIT tahap III diarahkan untuk mengoptimalkan seluruh siklus pengelolaan informasi, mulai dari penulisan dan asistensi editorial, proses publikasi, hingga penyajian analisis dan wawasan strategis berbasis data,” ujar Luhur.
Pada sesi berikutnya, Abi Arfianoris, S.Kom., memberikan panduan praktis serta penekanan prinsip dasar penggunaan sistem. Ia menyatakan bahwa kehadiran teknologi ini bertujuan meringankan beban kerja personel agar lebih fokus pada substansi informasi itu sendiri.
Meskipun sistem telah dilengkapi dengan fitur canggih berbasis kecerdasan buatan, Abi menegaskan bahwa akurasi informasi tetap menjadi prioritas utama. “Teknologi tetap menjadi alat bantu, sementara ketepatan data, kualitas narasi, dan proses verifikasi tetap menjadi tanggung jawab utama pengguna,” tegasnya.
Selama tiga hari pelatihan berlangsung, peserta akan dibimbing untuk mempraktikkan langsung penggunaan sistem. Mereka dilatih agar mampu mengoperasikan setiap fitur sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing di satuan kerjanya.
Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, kemampuan personel dalam mengelola informasi semakin meningkat. Kualitas konten yang disebarluaskan pun diharapkan semakin baik, akurat, dan dapat dipantau perkembangannya secara lebih efektif dan efisien.
Laporan : Rosi Naswa Putri
