Polisi Tangkap 3 Orang Terkait Kasus Pengeroyokan Ojol Yang Tewas di Makassar
Makassar – SULSEL – Baraberita.com -Polisi bergerak cepat menangani kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang driver ojek online (ojol) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kasus ini telah memicu perhatian publik dan mendapat prioritas untuk diusut tuntas.
Sebanyak tiga orang telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka atas penganiayaan terhadap korban bernama Rusdamdiansyah alias Dandi (26). Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Didik Supranoto, membenarkan penangkapan tersebut.
Menurut Didik, jumlah pelaku pengeroyokan masih bisa bertambah. Polisi terus melakukan pengembangan penyelidikan guna mengungkap peran pelaku lainnya. “Dan ini mungkin masih ada pengembangan lagi,” tegasnya.
Didik juga menyebutkan bahwa ada salah satu pelaku yang masih di bawah umur. “Termasuk yang di penganiayaan ada di bawah umur,” tambahnya. Namun, ia belum bisa memastikan apakah para pelaku berasal dari kalangan mahasiswa.
“Intinya jumlahnya ada tiga (orang pelaku pengeroyokan driver ojol),” jelas Didik. Ia juga menyatakan bahwa data lengkap tentang para tersangka masih perlu dicek.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (29/8) sekitar pukul 20.00 Wita, saat aksi demonstrasi berujung ricuh di depan Universitas Bosowa (Unibos), Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Dandi yang saat itu sedang berada di lokasi dikeroyok massa usai dituduh sebagai anggota intelijen. Kasus ini telah menimbulkan keprihatinan dan kemarahan di kalangan masyarakat.
Polisi berjanji untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya. Masyarakat berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan transparan dan akuntabel.
Dengan penangkapan tiga tersangka, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kekerasan dan menjaga keamanan masyarakat. Polisi akan terus melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk mengungkap semua pihak yang terlibat dalam kasus ini.
Laporan : Ilham Nur
