25 Februari 2021

Nyaris Hampir Bacok Polisi, Bandit Sadis 3 Kabupaten Ditembak Mati Polisi Di Kabupaten Pali

Muara Enim Sumsel, BARABERITA.COM  Sabtu 28/07/2018 Tersangka inisial RO Alias MA Alias UD (35), warga Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Pali, terpaksa dilumpuhkan dengan tiga butir peluru karena melawan petugas dan berusaha melarikan diri ketika akan ditangkap Polisi, di Jembatan PT. Medco, Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Pali, Sumatera Selatan, pada Kamis (26-7-2018).

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, pada Jumat (27-7-2018), bahwa tersangka adalah bandit yang sudah sangat meresahkan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Muaraenim, Kabupaten Pali dan Kabupaten Muba.  Beberapa laporan yang masuk di Polres Muaraenim, tersagka terlibat pidana Penganiayaan Berat (Anirat) dan Pencurian Dengan Kekerasan (Curas) yang tidak segan-segan melukai korban dengan sadis.

Atas beberapa laporan tersebut dan sepak terjang tersangka yang terus meresahkan masyarakat, petugas berkali-kali berupaya melakukan penangkapan, namun tersangka yang berfostur besar tinggi dan gempal selalu berhasil lolos, dan ketika petugas mendapatkan informasi keberadaan pelaku, Tim gabungan dari Reskrim Polsek Penukal Utara, Reskrim Polsek Penukal Abab dan Reskrim Polres Muaraenim, tidak menyia-nyiakan kesempat tersebut dan langsung melakukan pengintaian dengan menyamar supaya pelaku tidak curiga.

Dan ketika sudah dekat, petugas langsung melakukan pengepungan, namun ketika akan ditangkap tersangka langsung mengeluarkan Senpira jenis pistol dan mengarahkannya kepada salah satu petugas. Melihat nyawa petugas terancam, salah satu petugas langsung melumpuhkannya dengan satu tembakan dikaki tersangka sehingga tersangka sempat terjatuh. Ketika akan ditangkap tersangka langsung berdiri dan berniat melarikan diri sambil memegang Senpira dan golok, sehingga petugas terpaksa memberikan tembakan dari arah belakang dan mengenai punggung belakang dan pingang sehingga tersangka terjungkal.

Kemudian petugas segera membekuk tersangka, setelah Senpira berikut tiga amunisi dan goloknya diamankan, tersangka langsung dibawa ke Puskesmas Abab, namun nyawa tersangka sudah tidak tertolong lagi dan meninggal dunia dalam perjalanan, dan untuk kepentingan penyidikan, tersangka akhirnya dibawa ke RSUD Dr HM Rabain Muaraenim untuk divisum. Kapolres Muaraenim, AKBP Afner melalui Wakapolres Muaraenim, Kompol Ary Sudrajat didampingi oleh Kapolsek Penukal Abab, Iptu Acep Yuli Sahara dan Kapolsek Penukal Utara, Iptu Alfian, bahwa tersangka adalah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Muaraenim, karena sangat meresahkan dengan aksi-aksi kejahatannya yang dikenal cukup kejam sebab tidak segan-segan melukai para korbannya terutama jika melakukan perlawanan. Yang di Polsek Penukal Utara bae ada tiga laporan, belum di Polsek-polsek lain dan warga yang tidak melapor karena takut, ujar Wakapolres Muaraenim.

Laporan : Yusni

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *