1 Mei 2026

Lapas Balikpapan Dipenuhi Kasus Narkoba, Dewan Tekankan Hal Ini Jadi Tugas & Tanggung Jawab Bersama

0
IMG-20221118-WA0003
Balikpapan – Kaltim, Baraberita.com – Senin, 14/11/2022 – Penanggulangan ancaman bahaya Narkoba sepertinya tidak bisa diserahkan kepada satu pihak saja. Ini sudah terbukti dengan terus meningkatnya penyalahgunaan Narkoba, sehingga Lapas Balikpapan dihuni warga binaan mayoritas dari kasus Narkoba.
Kondisi ini membuat semua pihak harus terlibat aktif dalam penanggulangannya, sesuai fungsi dan peranannya. Bukan saja dari sektor penegakan hukumnya saja yang dikedepankan. Tetapi harus maksimal dalam upaya pencegahannya. Baik berupa sosialisasi maupun edukasi kepada para pihak yang rentan menjadi korban penyalahgunaan Narkoba. Peran orang tua, kepedulian masyarakat, peran Guru, peran RT dan seluruh lapisan masyarakat.
Maksimalnya upaya penegakan hukum berupa penangkapan para pengguna Narkoba belakangan ini, membuat kapasitas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kota Balikpapan saat ini dipenuhi warga binaan kasus penyalahgunaan Narkoba.
Kondisi ini menjadi perhatian serius anggota Komisi I DPRD Balikpapan, Iwan Wahyudi. Iwan berharap semua pihak berperan dalam pencegahan secara dini penyalahgunaan Narkoba ini. Mulai dari peran orang tua, peran kepedulian warga di lingkungan RT, Instansi teknis, Ormas, dan para Guru. Jangan hanya dibebankan kepada sektor penegakan hukumnya saja.
Iwan terlihat sangat peduli masalah ini. Ia berharap Lapas yang ada saat ini mampu melakukan pembinaan yang baik, sehingga masyarakat yang menjalankan hukumannya ketika bebas nanti menjadi pribadi yang bisa menjadi teladan lingkungannya.
“Setelah bebas nanti, para warga binaan bisa menjadi orang yang jauh lebih baik, tidak mengulangi kesalahan yang sama,” harap Iwan penuh optimis, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 14 Nopember 2022.
Iwan, kembali menekankan ketika berbicara tentang peredaran Narkoba di kota Balikpapan, itu harus menjadi tugas dan tanggung jawab bersama, sesuai fungsi dan peranannya. Narkoba harus menjadi musuh bersama masyarakat kota Balikpapan. Semua peduli untuk memeranginya hingga peredaran Narkoba bisa hilang dari kota Balikpapan. Tidak sulit kalau semua memiliki komitmen dan konsistensi bersama.
“Peran orang tua dalam pengawasan dilingkup keluarga, kepedulian kita saat mendengar melihat transaksi Narkoba wajib laporkan ke penegak hukum. Agar segera ditindak sesuai hukum yang berlaku. Sehingga tidak ada lagi Narkoba di kota Balikpapan ini,” tegas Iwan penuh semangat.
“Narkoba ini efek buruknya dahsyat, merusak masa depan bangsa, sasarannya adalah anak-anak usia produktif. Dan ini benar-benar menjadi pertaruhan bagi masa depan kota dan bangsa kita,” tambahnya lebih serius.
Saat ditanya media, apakah ada usulan dari pihak DPRD kota Balikpapan agar Lapas Balikpapan mendirikan hunian baru khusus bagi pelaku penyalahgunaan Narkoba. Iwan menjawab bahwa hal tersebut mesti dibicarakan dahulu dengan pihak Lapas Balikpapan.
“Harus duduk bersama dulu untuk melakukan kajian, sehingga tujuan akhirnya berupa pembinaan kepada warga binaan itu bisa optimal” tutup Iwan singkat, menutup pembicaraan dengan media.
Laporan : Yulsa Zena 
follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!