Kapolri Serahkan Bansos dan Tinjau Gerakan Pangan Murah di Jawa Tenga

Semarang – JATENG – Baraberita.com -Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan 50 paket bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat pada acara peninjauan Operasional SPPG Polri di Pabelan, Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat.
Paket sembako yang dibagikan berupa beras, minyak goreng, gula pasir, kecap manis, mie instan, teh, kopi, tepung, dan sarden. Kapolri berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Pada kesempatan yang sama, Jenderal Sigit juga meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polda Jawa Tengah di lokasi tersebut. Total, 20 ribu ton beras SPHP yang disalurkan dalam Gerakan Pangan Murah ini.
“Hari ini kita baru saja juga meninjau pelaksanaan kegiatan Polri dalam mendukung program Gerakan Pangan Murah yang sampai dengan hari ini Polda Jawa Tengah telah membantu menyalurkan kurang lebih 20 ribu ton dari beras SPHP yang dipersiapkan oleh Bulog dan kita bantu menyalurkan,” ujar Kapolri.
Kapolri mengungkapkan bahwa antusias masyarakat yang mengikuti penyaluran tersebut sangat tinggi dan patut diapresiasi. Masyarakat terlihat sangat bahagia karena mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan pasaran.
“Alhamdulillah, masyarakat yang saya tanya senang karena memang harganya lebih murah dibandingkan membeli di pasar,” ungkap Kapolri. Ia berharap program ini dapat membantu menjaga ketersediaan pangan dan stabilitas harga di masyarakat.
Menurut Kapolri, terdapat 72.567 ton beras yang disalurkan Polri di 54.454 lokasi. Artinya, sudah 27 persen beras SPHP disalurkan ke masyarakat. Kapolri berharap program ini dapat bermanfaat untuk menjaga ketersediaan pangan, khususnya beras.
Kapolri juga menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Kapolda Jawa Tengah, hampir lebih dari 30 provinsi di Jawa Tengah telah menyalurkan beras di pasaran dengan sesuai Harga Eceran Terendah (HET). Hal itu dipastikan untuk beras jenis premium di pasar tradisional maupun di retail dan beras medium.
“Jadi ini tentunya menjadi tugas bersama untuk terus menjaga stabilitas harga pangan, khususnya beras, agar betul-betul bisa terjangkau oleh masyarakat,” jelas Kapolri. Ia berharap masyarakat dapat merasakan manfaat dari program ini.
Dengan penyaluran beras dan bantuan sosial, Polri berharap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga stabilitas harga pangan di masyarakat.
Laporan : Agus Nugroho
