28 Februari 2021

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta YAP, SIK & Jajaran Redam Emosi Ratusan Anggota Ormas Saat Mengusir Abu Jibril Dan Rekan

Balikpapan, BARABERITA.COM  Jum’at siang 14 September 2018 pukul 13.30 Wita di sebuah rumah komplek Pondok Karya Agung RBA no 36 digerudug ratusan masa gabungan anggota ormas Balikpapan. Apa gerangan terjadi ? Terlihat Kapolres Balikpapan Wiwin Firta YAP SIK didampingi Kasat AKP H Sarbini SH dan Kanit Iptu Hartono. Kapolres Wiwin Firta terlihat sibuk menenangkan masa. Rupanya,

sekelompok warga hendak mengawal Aktivis dari Jakarta #2019GantiPresiden, yang hendak melakukan Deklarasi #2019gantiPresiden di Samarinda Kalimantan Timur.

Aktivis #2019GantiPresiden diusir Massa Aliansi Ormas Daerah dari kawasan Perumahan Pondok Karya Agung, Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan. Ratusan massa dari Aliansi Ormas Daerah dan OKP Balikpapan yang dipimpin Suriansyah alias Profesor, mengusir Achmad Fuad Dachlan alias Abu Jibril, aktivis  gerakan #2019GantiPresiden yang rencananya hendak melakukan deklarasi di Kota Samarinda, Kaltim pada Sabtu (15/9/2018) besok.

Kordinator Aliansi Ormas Daerah dan  OKP Balikpapan, Suriansyah mengatakan aksi tersebut dilakukan semata untuk menjaga kondusifitas di kora Balikpapan dan Bumi Etam.

“Herakan #2019GantiPresiden ini gerakan politik yang akan menfancam kondusivitas kota Balikpapan dan Kalimantan Timur. Mereka memaksakan kehendak. Presiden kan lembaga negara ? sistem itu gak boleh diganti itu. Kalau mau ganti ya Jokowi, ya silakan. Sebentar lagi kan kampanye? Mbok ya sabar. Kalau ganti presiden sama saja ganti sistem.” ungkapnya.

“Saya salut aparat keamanan segera datang. Kapolres dan Dandim segera ambil sikap yang bijaksana. Tidak berpihak kepada kelompok yang mengatasnamakan demokrasi” ujar pria murah senyum yang akrab dipanggil Prof ini.

Pihaknya akan terus berkomitmen melakukan penghadangan kepada para tokoh deklarasi #2019GantiPresiden yang akan melakukan kegiatan. “Siapapun yang akan masuk di Kaltim kita akan hadang, karena itu sudah memecah belah persatuan, mengganggu kenyamanan masyarakat” tegasnya.

Ketua DPW Brigade Trisula Macan Putih (TMP) Ardianto menjelaskan pihaknya hanya mengawal Abdul Jibril. “Jadi dalam posisi ini hanya untuk mengawal saja kebetulan yang ada di Samarinda pengurus DPD meminta Ustaz Abdul Jibril dijemput. Kedatangan di sini istirahat transit yang akan melanjutkan ke Samarinda untuk menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden besok,”akunya.

Ia menyadari bahwa aksi penolakan yang dilakukan aliansi ormas itu terjadi karena adanya kesalahpahaman dan untuk menjaga kondusifitas daerah. “Saya mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Balikpapan dan jajarannya. Bertindak cepat meredam kesalah-pahaman ini” ujar Ardianto dengan kalem.

Abu Jibril sendiri beserta dua perempuan yang menyertai telah kembali ke Jakarta, petang tadi.

Secara terpisah, Kapolres Balikpapan saat memastikan keamanan bagi para deklarator #2019gantiPresiden, ditemui  baraberita.com di caffe area Bandara. “Saya berterimakasih dan bangga, masyarakat Balikpapan selalu bersikap bijak. Bisa memahami tindakan cepat Polres, demi kondusivitas kota Balikpapan.

Seandainya kedua belah pihak berdikeras dengan alasan masing-masing akan lebih merepotkan kami selaku aparatur pengemban Kamtibmas. Muspida Balikpaoan kompak saling mendukung. Bahkan pak Dandim juga cepat bersama kami” Ujar Wiwin yang selalu tampil fresh dan atletis.

Laporan :  Arimin JW – Camar 52

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *