Bupati Bersama Wabup Konsel salurkan Bantuan Korban Banjir Kepada 60 KK di Desa Laikandonga

Kendari,  BARABERITA.COM  Selasa 10/07/2018 Bupati Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Surunuddin Dangga, ST.,MM di dampingi Wakil Bupati Dr. H. Arsalim Arifin, SE., M.Si, dan Ketua DPRD Irham Kalenggo, S.Sos.,M.Si, salurkan bantuan paket logistik kepada 60 KK yang terdampak banjir yang mengakibatkan terputusnya akses jalan darat menuju Kecamatan Sabulakoa di Desa Laikandonga Kecamatan Ranomeeto Barat, Selasa (10/7/2018) pagi.

Turut mendampingi Kepala BPDB Konsel AdiWarsyah Toar, Kapolsek Ranomeeto – Ranomeeto Barat Ipda Silvia Mardesi, S.Kom, Danramil Kapt Inf Salmar Gona, Kabag Humas Setda Konsel Hermawan dan Kabag Umum Djaya Suharianto

Dimana, seakan ikut merasakan derita warganya, Bupati dan Wabup  bersama rombongan memilih berjalan kaki sejauh kurang lebih 1,5 Km ketimbang naik kendaraan yang telah di siapkan aparat desa menuju lokasi pendistribusian bantuan korban banjir.

Saat tiba di lokasi yang di tuju, ratusan warga yang telah menunggu kedatangannya langsung menyambut dan menyalami 01 Konsel tersebut bersama rombongan, yang di balas dengan jabat tangan dan senyum oleh Surunuddin dan Arsalim serta Irham Kalenggo bersama forkopimda, sekaligus beranjak meninjau lokasi bencana.

Dalam sambutannya, usai melihat langsung lokasi putusnya akses jalan darat Desa tersebut, Bupati Konsel Surunuddin menyampaikan permohonan maaf kepada warga karena datang agak terlambat di sebabkan dirinya bersama wakil sedang menjalankan tugas penting keluar provinsi.

“Tapi yang terpenting Pemda masih peduli dengan apa yang saudaraku alami, sehingga hari ini saya bersama Wabup, Ketua DPRD dan unsur Forkopimda serta para tenaga teknis datang berkunjung dan menyerahkan bantuan sekaligus melihat langsung sumber utama penyebab banjir di Desa ini untuk kita berikan solusinya agar kedepan bencana seperti ini sudah tidak terjadi lagi atau bisa kita antisipasi sebelumnya,” kata Surunuddin

Karena, lanjut Surunuddin, bantuan hanya bersifat stimulan atau hanya meringankan beban warga yang terkena dampak bencana, yang tepat adalah bagaiamana mengantisipasi kejadian seperti ini tidak terulang lagi  di masa mendatang termasuk mensosialisasikan kepada warga pentingnya bersahabat dengan alam dan makhluk hidup lainnya seperti yang telah di tetapkan dalam Al-Qur’an agar kita menjaga keseimbangan alam sekitar kita, contohnya tidak merambah hutan yang menjadikan hutan gundul dan mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

Tetapi, Banjir di Desa ini juga tentu membawa berkah buat kita semua, tutur Surunuddin, karena setelah airnya surut tentu akan menyisakan pasir yang banyak yang bisa bernilai ekonomis apalagi mata pencaharian warga salah satunya mengambil pasir, sehingga perlu juga kita mensyukuri dan tetap bersabar atas musibah ini dengan terus meningkatkan iman dan taqwa karena setiap musibah ada kaitannya dengan kehidupan kita sehari-hari dan ada hikmah yang dapat kita petik dan pelajari di balik setiap kejadian.

“Dan pada kesempatan ini juga saya perintahkan Kadis terkait, Camat, dan Kades setempat agar mendata ulang dan memberikan laporan detail kepada saya, jumlah rumah warga yang sudah tidak layak huni yang atapnya masih rumbia, untuk segera kita berikan bantuan,” tukasnya

Termasuk, ucap Surunuddin, mengukur ulang jarak jalan utama yang airnya tergenang yang akan kita pindahkan jalurnya dan berapa meter lebar sungai yang memisahkan Desa ini karena Tahun depan akan kita buatkan jalan beraspal dan jembatan baru agar kejadian ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang, sekaligus mempermudah masyarakat untuk memasarkan hasil pertaniannya ke wilayah lain apalagi daerah ini dekat dengan pusat perkotaan sehingga roda perekonomian bisa berjalan lancar yang tentu berdampak meningkatnya kesejahteraan rakyat termasuk tingkat pendidikannya.

Lebih jauh Surunuddin meminta dukungan kepada pihak terkait dan masyarakat serta pihak DPRD agar menyetujui alokasi anggaran tersebut dengan terus saling bahu membahu dan bersinergi, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada unsur forkopimda dan jajarannya beserta Babinsa yang telah menjaga ketertiban dan kemananan dan membantu merelokasi korban banjir termasuk melaksanakan Pemilukada serentak beberapa waktu lalu walaupun dengan kondisi seperti ini dengan aman dan sukses.

“Ini semua karena bentuk kesadaran kita semua, dan semoga bantuan ini bisa bermamfaat dan kehadiran kami bisa membawa solusi nyata bagi warga setempat, dan kita semua berharap agar semoga bencana ini bisa cepat berakhir dan cuaca bisa membaik sehingga warga dapat menjalankan aktifitas masing-masing seperti biasanya tanpa ada hambatan berarti,” ucap Surunuddin.

Sedangkan, menurut Kepala BPBD Konsel Adiwarsyah Toar, mengatakan bahwa data korban banjir yang di berikan bantuan paket logstik karena rumahnya terendam air dan mengakibatkan terputusnya akses jalan darat sejauh 200 meter dan padamnya aliran listrik disebabkan tiangnya tumbang akibat longsor, secara total berjumlah 60 KK dengan rincian 54 KK di Desa Laikandonga, 6 KK Desa Boro-boro Kecamatan Ranomeeto Barat yang mana kedua desa tersebut saling berbatasan.

“Adapun paket logistik terdiri dari beras, indomie, minyak goreng, alat tulis, pakaian baru, perlengkapan bayi dan obat-obatan yang kita berikan kepada warga yang terisolasi dan rumahnya terendam banjir, dan semoga berfaedah dan bisa di gunakan sebaik-baiknya,” pungkasnya

Salah satu warga penerima bantuan, Muh Yusuf saat di konfirmasi mengucapkan rasa syukur dengan adanya peran Pemda yang telah memperhatikan dirinya dan warga lain dengan memberikan bantuan yang memang sangat mereka butuhkan, yang memang setiap tahun Pemda selau memberikan bantuan logistik.

Dirinya  dan warga lain juga berharap agar pemda benar-benar merealisasikan janjinya untuk membuat jalan baru dan jembatan, karena dengan bisa di laluinya akses tersebut bisa berdampak baik untuk meningkatnya penghasilan mereka.

“Jika terjadi banjir seperti ini kita tidak bisa memasarkan hasil bumi ketempat lain, dan banyak karyawan yang kerja di perkebunan sawit tidak bisa ke tempat kerjanya karena tidak bisa menyeberang, biaya sewa perahu mahal sedangkan gaji mereka hanya seberapa dan bersifat harian, begitupun kami yang kerja mengolah pasir tidak bisa menghasilkan, dengan bagusnya akses tersebut kedepan sudah tidak ada kendala lagi,” jelas Yusuf.

Untuk diketahui bersama, pada kesempatan tersebut usai menyalurkan bantuan, Bupati dan Wabup, Ketua DPRD bersama pihak terkait meninjau lokasi yang rencananya akan di buatkan akses jalan darat dengan membuka jalur  baru sejauh 300 Meter dan Jembatan yang melintasi sungai di Desa tersebut dengan bentangan jembatan sepanjang kurang lebih 30 meter.

Laporan  : Edison

 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *