1 Februari 2026

Satgas Pangan NTB Lakukan Sidak, Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

0
Image-6-1

Mataram – NTB – Baraberita.com – Untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok di tengah fluktuasi pasar nasional, Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan ritel modern di Kota Mataram pada Rabu (22/10/2025) kemarin.

Sidak ini merupakan langkah strategis dalam memastikan harga beras tetap terkendali serta mencegah adanya permainan harga yang bisa merugikan masyarakat. Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid S.H., SIK., mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memastikan harga beras di pasaran masih stabil dan berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Dalam kegiatan yang melibatkan tim gabungan ini, petugas memulai pengecekan harga di Pasar Bertais, salah satu pusat distribusi bahan pokok terbesar di Kota Mataram. Disini, petugas mendatangi sejumlah pedagang beras untuk mengecek harga jual eceran, stok ketersediaan, dan sumber pasokan beras.

Setelahnya, rombongan kemudian melanjutkan pengecekan ke ritel modern MGM Cakranegara dan distributor PT Sumbersari Cakranegara untuk memastikan kesesuaian harga di tingkat penjual besar. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa harga beras di pasaran masih stabil.

Kabid Humas Polda NTB menambahkan bahwa dari hasil pengecekan pihaknya, stok beras di gudang distributor maupun di pasar masih cukup aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan. Pengawasan tidak akan berhenti pada satu kali kegiatan.

Satgas Pangan NTB akan terus melakukan monitoring berkala di berbagai daerah, terutama menjelang musim tanam dan masa paceklik, yang biasanya menjadi momen rawan fluktuasi harga. Kabid Humas Polda NTB juga mengingatkan seluruh pelaku usaha, distributor, dan pedagang agar tidak menimbun beras atau menjual di atas harga yang ditetapkan pemerintah.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Karena berdasarkan hasil pantauan, pasokan beras di wilayah NTB masih aman, baik dari Bulog maupun dari distributor swasta.

Kabid Humas Polda NTB juga mengimbau seluruh pedagang untuk menjaga stabilitas harga dan tidak melanggar ketentuan pemerintah. Bila ditemukan pelanggaran, akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.

Sidak ini menjadi upaya bersama dalam menjaga daya beli masyarakat, di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas pangan secara nasional. Melalui kolaborasi antara instansi pusat dan daerah, pemerintah ingin memastikan distribusi beras berjalan lancar, stok tetap aman, dan harga terjaga di semua tingkatan pasar.

Dengan langkah ini diharapkan dapat menjaga ketenangan pasar dan memberikan rasa aman bagi konsumen. Satgas Pangan NTB akan terus memantau situasi pasar dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga beras di wilayah NTB.

Kegiatan sidak ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan melindungi masyarakat dari praktik-praktik yang tidak sehat. Dengan kerja sama yang baik antara instansi terkait, diharapkan harga beras di NTB dapat tetap stabil dan terkendali.

Laporan : Indra Z. Balaga 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *