1 Februari 2026

Tradisi Unjungan Buyut Wanakerti Kembali Digelar, Masyarakat Desa Muntur Meriahkan Acara dengan Semangat

0
WhatsAppImage2025-09-28at17.09.07_652036

Indramayu – JABAR – Baraberita.com – Ribuan warga Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat (Jabar) memadati jalanan untuk mengikuti Festival Arak-arakan dan Karnaval Seni Budaya dalam rangka Unjungan Buyut Wanakerti pada hari Minggu, 28 September 2025. Tradisi turun-temurun ini kembali digelar dengan meriah, menghadirkan berbagai pertunjukan seni budaya serta ritual adat yang sarat makna spiritual.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Camat Losarang Encep Ria Setiadi, Kapolsek Losarang AKP Hendro Ruhanda, S.H., Danramil 1611 Losarang Kapten Inf Waryadi, Kuwu Muntur Tanuri, serta tokoh masyarakat setempat.

Antusiasme masyarakat tampak begitu tinggi, dengan partisipasi penuh dari seluruh warga Desa Muntur yang ingin menyaksikan dan memeriahkan acara tersebut. Festival ini tidak sekadar menjadi perayaan budaya, tetapi juga menjadi sarana untuk mengingat jasa para leluhur yang telah membangun desa.

Festival ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar warga, serta memohon doa keselamatan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Muntur. Tradisi Unjungan Buyut Wanakerti juga menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai warisan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Losarang AKP Hendro Ruhanda menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan festival yang berlangsung aman dan tertib. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus upaya melestarikan budaya lokal.

Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran acara, personel Polsek Losarang yang dipimpin langsung oleh Kapolsek bersama unsur TNI dan perangkat desa diterjunkan untuk mengamankan jalannya festival. Berkat kerjasama yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tanpa kendala berarti dan situasi kamtibmas tetap kondusif.

Kapolsek juga menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi Unjungan Buyut Wanakerti. Ia mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh warga Desa Muntur yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan tertib dan aman.

Ia berharap agar tradisi ini dapat terus hidup dan diwariskan kepada generasi muda sebagai identitas budaya daerah. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, Festival Arak-arakan Buyut Wanakerti tahun ini berhasil menciptakan suasana yang aman, kondusif, sekaligus memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat Losarang.

Dengan demikian, festival ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam melestarikan budaya dan tradisi lokal.

Laporan : Eny Fajriani 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *