1 Februari 2026

Polresta Balikpapan Gelar Mitigasi Pencegahan Kebakaran Hutan & Lahan Bersama Instansi Terkait

0
IMG-20250803-WA0028

Balikpapan – KALTIM – Baraberita.com – Polresta Balikpapan menggelar mitigasi pencegahan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan, lahan, semak belukar, sampah, hingga pemukiman warga. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 03 Agustus 2025, di bawah pimpinan Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, S.H., SIK., M.Si

Kapolresta Balikpapan menginstruksikan satuan fungsi untuk mengintensifkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang ancaman kebakaran. Fokus kegiatan ini mencakup hutan, lahan, semak belukar, tumpukan sampah, hingga area pemukiman.

Kasat Samapta Polresta Balikpapan, AKP Much Chusen, S.H., M.H., beserta jajaran melakukan himbauan dan sosialisasi kepada instansi, masyarakat, dan pelajar untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya kebakaran karena api. Mereka juga mempromosikan budaya hidup sehat tanpa asap.

Jajaran Polsek juga melakukan kegiatan serupa di wilayah daerah kebun yang berpotensi rawan titik api. Upaya pemetaan terhadap potensi rawan kebakaran juga dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran. Polresta Balikpapan juga akan melakukan pelatihan pemadaman baik skala mini maupun kelompok kepada masyarakat.

Hal ini bertujuan untuk membekali warga agar tanggap darurat sebelum bantuan besar datang. Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun, menyampaikan bahwa masyarakat harus waspada terhadap bahaya kebakaran. “Ingat, jangan bermain-main dengan api. Api kecil jadi kawan, tapi api besar jadi lawan,” ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan Balikpapan sebagai Kota Layak Huni yang bebas asap dan menarik kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Bumi Etam. Polresta Balikpapan berharap masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan turut menjadi bagian dari sistem peringatan dini serta penanggulangan dini karhutla. Dengan sinergi lintas instansi dan masyarakat, diharapkan dapat mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan.

Laporan : Hartono KS.

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *