Polresta Balikpapan Gandeng Disnaker, Luncurkan Program Polisi Peduli Pengangguran
Balikpapan — KALTIM — Baraberita.com — Dalam rangka mendukung Program 100 Hari Kerja Kapolri yang dituangkan dalam langkah cepat atau Quick Win bertema “Polisi Bersama Masyarakat”, jajaran Polresta Balikpapan meluncurkan program unggulan bernama “Polisi Peduli Pengangguran” atau disingkat POLIRAN.
Program ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut memperhatikan kesejahteraan sosial dan ekonomi warga.
Dalam kunjungan kerja yang dilakukan baru-baru ini, jajaran pimpinan Polresta Balikpapan diterima langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Balikpapan, Adamin Siregar, beserta pejabat terkait. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kasat Lantas, Kasat Intelkam, Kasat Bimmas, serta Pejabat Pelaksana Kepala Seksi Humas Polresta Balikpapan.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat lantai 4 gedung Disnakertrans Kota Balikpapan tersebut membahas langkah-langkah konkret penanggulangan angka pengangguran, sebagai bagian dari arahan Kapolri dalam mewujudkan konsep Polisi Bersama Masyarakat.
Setelah pertemuan berakhir, rombongan meninjau langsung para peserta pelatihan yang sedang berjalan. Saat itu tercatat sebanyak 16 orang sedang mengikuti pelatihan keterampilan pembuatan kerajinan dari manik-manik.
Kehadiran pihak kepolisian disambut hangat oleh para peserta. Sapaan dan kedekatan yang ditunjukkan personel kepolisian terlihat mampu membangkitkan semangat para peserta pelatihan. Kegiatan ditutup dengan dialog interaktif dan sesi foto bersama yang berlangsung penuh semangat.
Bersama Dinas Tenaga Kerja Kota Balikpapan, sejumlah program konkret disepakati dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Pertama adalah Bursa Kerja Presisi atau Mini Job Fair. Polresta Balikpapan menyediakan tempat di lingkungan Polsek jajaran maupun Balai Kamtibmas untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, sementara Disnaker menyiapkan data daftar lowongan kerja yang resmi dan terverifikasi.
Kedua, diselenggarakan pelatihan keterampilan gratis bagi masyarakat. Bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Disnaker Kota Balikpapan, warga dapat mengikuti pelatihan pengelasan dan otomotif, barista dan tata boga, servis alat pendingin ruangan serta kelistrikan, pemasaran digital dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah, hingga pelatihan keamanan atau satpam yang dibuktikan dengan sertifikat resmi.
Ketiga, dilakukan pendataan pengangguran secara menyeluruh melalui peran Bhabinkamtibmas. Setiap personel Bhabinkamtibmas akan mendata warga usia produktif yang belum bekerja di tingkat rukun tetangga, agar datanya tercatat dengan baik dan dapat disalurkan ke Disnaker.
Keempat, penyaluran tenaga kerja ke perusahaan mitra Polri. Perusahaan-perusahaan yang telah menjalin kerja sama dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban didorong untuk memprioritaskan merekrut warga lokal yang telah terdata membutuhkan pekerjaan.
Kelima, pembinaan wirausaha muda di bawah naungan program UMKM Bhayangkara. Program ini memberikan bantuan modal awal serta pendampingan usaha bagi warga yang ingin mandiri secara ekonomi, sekaligus mencegah pengangguran berujung pada tindak pidana.
Terakhir, diselenggarakan sosialisasi luas mengenai bahaya calo tenaga kerja dan informasi palsu seputar lowongan pekerjaan. Disnaker turut memberikan edukasi agar masyarakat lebih teliti dan tidak mudah tertipu oleh penawaran kerja yang tidak bertanggung jawab.
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, S.I.K., M.Si., menegaskan pentingnya sinergi tersebut. “Pengangguran adalah salah satu faktor pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Jika warga memiliki pekerjaan dan penghasilan yang layak, maka potensi terjadinya kejahatan akan menurun. Polisi tidak hanya bertugas menangkap pelaku kejahatan, tetapi juga mencegahnya sejak awal. Kami hadir membantu warga mendapatkan pekerjaan. Inilah makna sesungguhnya dari semangat Polisi Bersama Masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Balikpapan menyambut baik terobosan yang dilakukan pihak kepolisian. Sinergi ini dinilai sangat membantu Disnaker dalam menjangkau masyarakat hingga ke tingkat kelurahan dan lingkungan melalui keberadaan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat.
Program Polisi Peduli Pengangguran akan terus berjalan sepanjang pelaksanaan 100 Hari Kerja Kapolri dan akan dievaluasi setiap minggu di tingkat Polresta agar berjalan efektif dan tepat sasaran. Masyarakat yang membutuhkan informasi lowongan kerja dapat datang langsung ke kantor Disnaker Kota Balikpapan di Jalan Jenderal Sudirman, Bagian SDM Polresta Balikpapan, Polsek terdekat, maupun menghubungi Bhabinkamtibmas di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga dapat menghubungi layanan darurat 110 untuk mendapatkan informasi dan pengaduan.
Laporan : TholutÂ
