8 Agustus 2026

Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Antar Provinsi di Sulawesi Tenggara

0
image

Kendari – SULTRA – Baraberita.com – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), melalui Satuan Direktorat Reserse Narkoba, berhasil membongkar jaringan peredaran Narkotika antarprovinsi dan mengamankan 1,2 kilogram Sabu-sabu. Dua kurir, RA dan AS, ditangkap dalam operasi terpisah, Rabu (26/03/2035).

Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes. Pol. Bambang Sukmo Wibowo, menyebutkan bahwa penangkapan RA berawal dari laporan masyarakat. Pada Kamis, 13 Maret 2025, sekitar pukul 23.15 WITA, RA ditangkap di Jalan Budi Utomo, Kendari, saat membawa 555 gram sabu-sabu dari Kolaka. Sabu tersebut disembunyikan di dalam tas dan sepatunya.

Diketahui bahwa RA, yang merupakan residivis Narkotika yang baru bebas pada 2020 dari Lapas Kelas II A Kendari, mengaku hanya sebagai kurir yang menerima perintah dari OG untuk mengambil sabu dari Batam dengan bayaran Rp.30 juta.

Sementara itu, AS ditangkap pada 20 Februari 2025 di BTN Shifa Perdana, Kendari namun AS berhasil melarikan diri. Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan 151 gram sabu-sabu. Penggeledahan di rumahnya di BTN Mutiara Permai, Kecamatan Poasia, menghasilkan temuan 513 gram sabu-sabu dan dua unit timbangan digital.

AS kemudian ditangkap kembali di sebuah ruko kontrakan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada 9 Maret 2025. AS berperan sebagai penyimpan Narkotika atas perintah TP yang telah ditangkap sebelumnya. Jaringan ini diduga dikendalikan oleh ABS, buronan asal Kalimantan yang masih dalam pengejaran.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara hingga hukuman mati.

Laporan :  Mohammad Yunus

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!