14 Agustus 2026

Hingga Hari Ketujuh Korban Tenggelam Seljun Oktaria Belum Ditemukan, SAR Dihentikan Tapi Pencarian Berlanjut

0
WhatsApp-Image-2026-01-07-at-21.02.59

Sarmi – PAPUA – Baraberita.com – Korban tenggelam atas nama Seljun Oktaria, yang dilaporkan hilang sejak 1 Januari 2026 di wilayah Bonggo, Kabupaten Sarmi, belum berhasil ditemukan hingga hari ketujuh pencarian. Pemberitaan ini disampaikan oleh Kapolsek Bonggo Iptu Yustus Maudul, S.E., M.Si, bersama tim gabungan yang menangani kasus tersebut.

Tim pencarian yang terdiri dari berbagai unsur meliputi Basarnas Kabupaten Sarmi, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Sarmi, Polsek Bonggo, Koramil Bonggo, serta dukungan langsung dari masyarakat Bonggo. Semua pihak telah terlibat aktif sejak awal kejadian dilaporkan.

Selama tujuh hari pelaksanaan pencarian, tim gabungan telah melakukan upaya maksimal untuk menemukan korban. Kegiatan pencarian dilakukan dengan menyisir area perairan dan pesisir yang menjadi lokasi kejadian serta wilayah sekitarnya secara menyeluruh.

Berbagai metode dan strategi juga diterapkan selama proses pencarian, mulai dari penyelidikan lokasi kejadian, koordinasi dengan nelayan lokal yang mengetahui kondisi perairan setempat, hingga pemantauan area potensial yang mungkin menjadi tempat korban terdampar.

Namun demikian, hingga sesi pencarian hari ketujuh berakhir pada waktu yang telah ditentukan, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun bukti yang dapat memberikan petunjuk terkait lokasi korban.

Setelah melakukan evaluasi bersama antara seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, Operasi SAR (Search and Rescue) secara resmi dihentikan. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan teknis dan prosedur yang berlaku dalam penanganan kasus tenggelam.

Meskipun Operasi SAR resmi dihentikan, Kapolsek Bonggo Iptu Yustus Maudul, S.E., M.Si menegaskan bahwa upaya untuk menemukan korban tidak sepenuhnya berhenti. Pihak berwenang tetap berkomitmen untuk memberikan dukungan dalam upaya yang akan datang.

“Walaupun Operasi SAR telah dihentikan, kami bersama masyarakat, keluarga korban, serta para relawan akan tetap melanjutkan pencarian secara mandiri sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan,” jelas Kapolsek Bonggo dalam keterangannya.

Upaya pencarian mandiri tersebut akan tetap dilakukan dengan memperhatikan keselamatan para pencari dan tetap berkoordinasi dengan keluarga korban untuk mendapatkan informasi terkini atau petunjuk baru yang mungkin muncul.

Kapolsek Bonggo juga menyampaikan ucapan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh unsur yang telah terlibat aktif dalam pencarian sejak hari pertama kejadian. Mulai dari petugas yang terjun langsung hingga masyarakat yang memberikan dukungan berbagai bentuk.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan doa serta dukungan moral kepada keluarga korban. Semoga keluarga korban tetap diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi situasi ini, serta harapan bahwa korban dapat segera ditemukan untuk mendapatkan pemakaman yang layak.

Laporan : Melkyanus R.

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!