Gempa 7,1 Skala Richter Guncang Melangguane Kabupaten Kepulauan Talaud, Pemerintah Pantau Dampak
Talaud – SULUT – Baraberita.com – Gempa bumi berkekuatan 7,1 skala Richter mengguncang wilayah Melangguane, Kabupaten Kepulauan Talaud pada hari Sabtu (10/01/2026) sekitar pukul 20.58 WITA. Pusat gempa terletak pada koordinat 3,60 lintang utara dan 126,70 bujur timur, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer di bawah permukaan laut, tepatnya 20 kilometer arah tenggara dari Kecamatan Melangguane.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa yang tergolong dalam jenis gempa tektonik ini disebabkan oleh aktivitas lempeng tektonik di sekitar wilayah Samudra Pasifik. BMKG juga segera mengeluarkan pernyataan bahwa tidak ada potensi tsunami yang diakibatkan oleh kejadian tersebut, sehingga masyarakat tidak perlu panik namun tetap harus waspada terhadap kemungkinan goncangan susulan.
Informasi awal yang diterima dari pihak Kepala Desa Melangguane menunjukkan bahwa goncangan dirasakan cukup kuat oleh masyarakat sekitar. Banyak warga yang langsung keluar dari dalam rumah dan mencari tempat yang aman saat gempa terjadi. Beberapa rumah tinggal dengan struktur ringan dilaporkan mengalami kerusakan ringan seperti retakan pada tembok dan terjadinya longsoran kecil di beberapa lereng bukit di wilayah pedalaman.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud segera mengaktifkan posko penanggulangan bencana setelah mendapatkan informasi mengenai gempa. Tim gabungan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana (PMD), polisi, dan TNI telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan evaluasi dampak secara menyeluruh.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Kepulauan Talaud, Abdul Rahman, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat gempa tersebut. Namun, beberapa warga yang mengalami kejutan dan gangguan kesehatan ringan telah mendapatkan penanganan awal dari petugas kesehatan yang berada di posko darurat.
Beberapa fasilitas publik seperti sekolah dan rumah sakit di Kecamatan Melangguane juga telah diperiksa kondisi strukturnya. Sebagian sekolah menyatakan akan melakukan penutupan sementara untuk melakukan evaluasi lebih lanjut sebelum kegiatan pembelajaran dapat dilanjutkan. Rumah sakit tetap beroperasi normal dengan memastikan keselamatan pasien dan tenaga medis.
Pemerintah daerah juga telah menyediakan bantuan berupa makanan, air minum, dan tempat tinggal sementara bagi beberapa keluarga yang tidak dapat kembali ke rumah akibat kerusakan yang terjadi. Selain itu, tim teknis sedang melakukan pemantauan terhadap kemungkinan terjadinya goncangan susulan yang mungkin masih terjadi dalam beberapa hari ke depan.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Kepulauan Talaud khususnya di sekitar Kecamatan Melangguane untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap informasi resmi dari pihak berwenang. Masyarakat juga dianjurkan untuk memastikan struktur bangunan tempat tinggal aman sebelum kembali beraktivitas dan segera melaporkan setiap kerusakan atau kejadian yang terkait dengan gempa kepada pihak berwenang terdekat.
Laporan : Atriani Luas
