8 Oktober 2026

Pelajar Berusia 16 Tahun Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Pagar Sekolah di Luwuk

0
WhatsApp-Image-2026-10-08-at-16.24.40-800x445

Luwuk Banggai — SULTENG — Baraberita.com — Satuan Reserse Kriminal Polresta Banggai melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara terkaf meninggalnya seorang pelajar bernama Dilen Lengele, berusia 16 tahun. Peristiwa itu terjadi di sekitar SMA Katolik St. Yoseph Luwuk, pada Rabu (07/10/2026) sekitar pukul 21.50 Wita.

Kepala Seksi Humas Polresta Banggai, AKP Saiman, menjelaskan peristiwa bermula saat korban berjalan bersama temannya melintas di depan sekolah. Saat itu, keduanya dipanggil oleh seseorang yang berada di dalam lingkungan sekolah.

Temannya terlebih dahulu memanjat pagar dan masuk ke dalam area sekolah. Korban kemudian ikut memanjat pagar tersebut untuk menyusul temannya.

Saat berada di atas pagar, korban sempat memegang tiang yang berada di dekat pagar. Tak lama kemudian, korban tiba-tiba terjatuh ke sisi luar pagar dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Korban segera dievakuasi ke Puskesmas Kampung Baru untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Menerima laporan kejadian tersebut, tim Satreskrim Polresta Banggai segera mendatangi lokasi. Petugas melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara, pendokumentasian, pemeriksaan kondisi korban, serta mewawancarai para saksi yang mengetahui peristiwa.

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka lecet pada bagian kaki kanan dan punggung sebelah kiri korban. Polisi juga meninjau pagar besi sekolah yang lokasinya berdekatan dengan instalasi listrik dan memasang garis polisi di area tersebut.

Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan pihak Perusahaan Listrik Negara. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya dugaan aliran listrik bocor sebesar sekitar 200 volt yang mengalir dari gardu menuju pagar sekolah. Aliran listrik tersebut kemudian diputus sementara demi menjaga keamanan warga sekitar.

Sampai saat ini, penanganan terus dilakukan melalui pemeriksaan di tempat kejadian perkara, pendalaman keterangan saksi, serta koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan penyebab pasti terjadinya musibah ini.

Pihak keluarga telah menerima kepergian korban dengan lapang dada dan menolak pemeriksaan jenazah lebih lanjut dengan melampirkan surat pernyataan. Jenazah korban kemudian dibawa oleh keluarga ke rumah duka di Desa Molino, Kecamatan Luwuk Timur.

Laporan : Bambang Hermanto 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!