Menaker Ajak Generasi Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja Lewat Inovasi
JAKARTA – Baraberita.com – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengajak seluruh generasi muda Indonesia untuk berperan lebih dari sekadar pencari kerja, melainkan menjadi inovator sekaligus pencipta lapangan pekerjaan baru. Ajakan ini disampaikan dalam rangka memaksimalkan berbagai program pengembangan keterampilan yang saat ini terus diperkuat dan dikembangkan oleh pemerintah guna menjawab dinamika dunia kerja yang terus berubah.
“Talenta muda perlu dipersiapkan tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan solusi inovatif,” ujar Yassierli saat memberikan pernyataan resmi pada Senin, 11 Mei 2026. Menurutnya, bekal kemampuan teknis saja tidak cukup, namun perlu dibarengi dengan pola pikir kreatif agar kaum muda mampu berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional.
Ia menekankan bahwa tantangan ketenagakerjaan ke depan semakin kompleks, seiring pesatnya digitalisasi dan penerapan kecerdasan artifisial atau buatan di berbagai sektor industri. Oleh karena itu, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan harus bersinergi memperkuat ekosistem pengembangan sumber daya manusia, dengan menjembatani keterhubungan erat antara pelatihan vokasi, dunia pendidikan, dan kebutuhan nyata di dunia usaha maupun industri.
Salah satu langkah nyata yang telah dijalankan Kementerian Ketenagakerjaan untuk mewujudkan hal tersebut adalah kehadiran program Talent & Innovation Hub. Inisiatif ini dirancang khusus sebagai wadah penyambung rantai nilai antara lembaga pelatihan, institusi pendidikan, dan pelaku industri, agar mampu melahirkan tenaga kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga adaptif terhadap perubahan serta memiliki daya saing setara standar global.
Yassierli menegaskan bahwa tujuan utama dari seluruh rangkaian pembinaan ini adalah transformasi kemampuan peserta didik menjadi nilai ekonomi yang nyata. “Dari learning menjadi earning, dari potensi menjadi produktivitas,” tegasnya, menggambarkan bagaimana pengetahuan yang didapat harus langsung dapat diterapkan dan menghasilkan manfaat, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat luas.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker, Estiarty Haryani, menambahkan bahwa arah pengembangan program ini juga difokuskan untuk mendorong tumbuhnya wirausaha-wirausaha muda baru. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu melahirkan perusahaan rintisan atau startup yang berlandaskan pada inovasi teknologi dan gagasan kreatif.
“Melalui Talent & Innovation Hub, kami ingin menghadirkan ruang pengembangan talenta yang terintegrasi, mulai dari kesiapan kerja, pengembangan kewirausahaan, hingga akses jejaring dan pasar,” jelas Estiarty. Ia menekankan, dukungan yang diberikan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi juga mencakup fasilitasi akses agar hasil karya para talenta muda dapat diterima dan berkembang di pasaran.
Dengan adanya program ini, pemerintah berharap dapat menjawab kesenjangan keterampilan yang selama ini menjadi tantangan utama, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi anak muda untuk berinovasi. Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri dinilai menjadi kunci penting agar Indonesia memiliki SDM unggul yang mampu beradaptasi dan memimpin di era ekonomi masa depan.
Laporan : Jeinita Claudia
