Musibah Tembok Ambruk di Wonopringgo, Enam Ruko Tertimpa dan Dua Orang Luka
Pekalongan – JATENG – Baraberita.com – Suasana di kompleks Ruko Gaden Plaza, Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan terasa mencekam pada Jumat (16/01/2026) malam. Tembok bagian atas ruko tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa deretan toko di bawahnya saat wilayah tersebut diguyur hujan deras.
Insiden terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, mengakibatkan kerusakan parah pada enam unit ruko. Beberapa usaha yang terdampak antara lain ruko bakso, salon, dan tempat stiker. Selain kerugian materiil, dua orang warga yang tengah berteduh di lokasi menjadi korban luka-luka akibat terkena reruntuhan material.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, SIK., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito, S.H., mengonfirmasi kejadian tersebut. Personel Polsek Wonopringgo dan Polres Pekalongan langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan dari Kepala Desa setempat.
“Benar, telah terjadi musibah tembok roboh di Ruko Gaden Plaza Wonopringgo pada Jumat malam. Tembok bagian atas ambruk menimpa enam ruko,” ujar Ipda Warsito. Berdasarkan pengecekan awal di lapangan, penyebab utama diduga karena usia bangunan yang sudah tua, yakni berdiri sejak tahun 2007 sehingga strukturnya tidak lagi kokoh.
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 19.15 WIB saat saksi mata, Kudung Sulastri (42), pemilik salon, mendengar suara gemuruh dari atas bangunan. Awalnya ia mengira suara tersebut berasal dari hujan deras, namun saat dicek ke luar ruko belum terlihat adanya kerusakan.
Sekitar pukul 19.30 WIB, suara gemuruh terdengar lebih keras lagi. Saksi melihat dari dalam ruko bahwa tembok bagian atas sudah ambruk dan langsung lari keluar menyelamatkan diri, demikian kronologi yang diceritakan Ipda Warsito.
Enam unit ruko yang terdampak adalah Ruko Bakso dan Mie Ayam Mbak Anief, Salon Astri, Estetik Stiker, serta tiga unit ruko yang dalam kondisi kosong.
Ipda Warsito menjelaskan bahwa dua korban yang mengalami luka ringan saat itu tengah berteduh di salah satu ruko untuk menghindari hujan. Korban pertama adalah Tahayu (60), warga Kedungwuni dengan luka lecet di tangan kiri. Korban kedua adalah Arga Ardiansyah (13), pelajar asal Wonopringgo yang mengalami luka lecet pada bagian punggung dan kaki kanan.
Petugas di lapangan langsung memberikan pertolongan pertama kepada kedua korban. Selain menimpa bangunan, reruntuhan juga mengenai dua unit sepeda motor, Honda PCX dan Suzuki Smash, yang terparkir di lokasi.
Dari hasil olah TKP yang dilakukan kepolisian, ditemukan bahwa bangunan berusia 18 tahun tersebut mengalami pelapukan. Besi-besi yang digunakan sebagai pondasi struktur sudah banyak berkarat, sehingga tidak mampu menahan beban saat diguyur hujan. Kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp 80 juta.
(Humas Polres Pekalongan)
Laporan : Agus Nugroho
![]()
