Korban Bunuh Diri Wanita 49 Tahun Meninggal Sebelum Tiba di RS Pertamina Balikpapan

Balikpapan – KALTIM – Baraberita.com – Seorang wanita berusia 49 tahun bernama Zulinda meninggal dunia di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan pada Rabu (05/11/2025) dini hari. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka sayatan pada lengan kiri bagian dalam.
Menurut laporan kepolisian, korban dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya sekitar pukul 02.50 Wita setelah ditemukan dalam kondisi setengah sadar di kamar mandi. Korban memiliki riwayat penyakit jantung dan baru pulang dari perawatan rumah sakit sekitar pukul 20.00 Wita sebelumnya.
Keluarga korban mengatakan bahwa korban akan dijadwalkan untuk operasi jantung di rumah sakit pada hari yang sama dengan kejadian. “Korban memiliki riwayat penyakit jantung dan baru pulang dari perawatan rumah sakit sekitar pukul 20.00 Wita dan akan dijadwalkan untuk operasi jantung di RS pada hari Rabu tanggal 05 November 2025,” kata pihak kepolisian.
Dokter IGD RS Pertamina Balikpapan menyatakan bahwa korban tiba di rumah sakit sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan luka sayatan pada lengan kiri bagian dalam ukuran 6,5 cm x 1 cm. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
Pihak keluarga korban menolak untuk membuat laporan polisi dan menolak dilakukan pemeriksaan medis baik visum luar ataupun otopsi. “Pihak keluarga korban menolak untuk membuat laporan polisi dan menolak dilakukan pemeriksaan medis baik visum luar ataupun otopsi,” kata pihak kepolisian.
Keluarga korban juga membuat surat pernyataan penolakan pemeriksaan medis visum luar dan otopsi. Dengan demikian, kasus ini tidak akan dilanjutkan lebih lanjut.
Penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara penyebab kematian adalah akibat penyakit jantung yang diderita korban. “Dugaan sementara penyebab korban meninggal dunia dikarenakan sakit dan pada tubuh korban terdapat luka sayatan pada lengan kiri bagian dalam ukuran 6,5 cm x 1 cm,” kata pihak kepolisian.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Namun, dengan penolakan keluarga untuk melakukan pemeriksaan medis, maka kasus ini tidak akan dilanjutkan lebih lanjut.
Pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap kesehatan mental dan fisik. “Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap kesehatan mental dan fisik,” kata pihak kepolisian.
Korban meninggal dunia pada usia 49 tahun dan akan dimakamkan oleh keluarganya. Kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan waspada terhadap gejala-gejala penyakit.
Dengan berakhirnya kasus ini, diharapkan masyarakat dapat lebih peduli terhadap kesehatan mental dan fisik.
Pihak rumah sakit juga akan melakukan evaluasi terhadap penanganan kasus ini untuk memastikan bahwa pasien mendapatkan perawatan yang tepat.
Kasus ini juga menjadi perhatian bagi keluarga untuk lebih peduli terhadap anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit.
Dengan demikian, diharapkan kasus serupa dapat dicegah di masa depan.
Laporan : OBID – Ilham Nur
![]()
